Langit Untuk Mereka

Langit Untuk Mereka

  • WpView
    Reads 263
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 9, 2025
Cakra Writing Marathon Batch 8 Tiga perempuan. Satu rumah. Kenangan yang tak pernah benar-benar pergi. Nayla, anak tengah yang tumbuh dalam bayang-bayang kakaknya dan tuntutan ibunya, dipanggil pulang ke kampung halaman dengan kabar mengejutkan: sang ibu ingin menikah lagi. Di rumah tua yang dulu penuh tawa dan kebersamaan, kini hanya tersisa dingin dan percakapan yang tak utuh. Di antara bisikan iri, luka masa kecil, dan kenangan akan sosok Ayah yang hangat, konflik mulai mencuat. Dengan alur maju-mundur yang menyayat, kisah ini mengajak pembaca menyelami dinamika keluarga, ketidakadilan yang terpendam, dan perjuangan anak-anak perempuan dalam memahami cinta yang tak selalu terasa adil. Sebuah cerita tentang rumah, kehilangan, dan keberanian memaafkan.
All Rights Reserved
#457
kesedihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Kesedihan [SELESAI]
  • The Blooming Lady [completed]
  • cerita diatas kanvas
  • Broken Home(Rumah Untuk Keela) TAMAT
  • Rumah Tanpa Jendela (HIATUS)
  • Kemana Arah Pulang?

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines