
"Apa yang salah dari mencintai?" Tak ada, tetapi ... cara melakukannya sering kali keliru. Lantas, jika kebohongan yang terus terulang dapat menyamar sebagai bentuk cinta. Bisakah rasa itu tetap disebut kasih sayang? Lalu bagaimana dengan yang sebenarnya tulus? Apakah dia akan tertinggaldan terabaikan tanpa penjelasan? Terlahir dengan beban dosa seberat dunia, Dewangga tak pernah meminta takdir yang menyakitkan ini. Akan tetapi, mungkinkah seseorang sepertinya berhak mencintai dan dicintai? Atau dia hanya bayangan dari kesalahan yang tak bisa ditebus? PERINGATAN! JANGAN PLAGIAT, YA! Hai, teman semua! Cerita ini murni hasil dari imajinasi dan kerja keras aku sebagai penulis. Tolong banget JANGAN DISALIN, DIJIPLAK, ATAU DI-REPOST TANPA IZIN! Aku tahu kamu juga suka menulis, jadi pasti paham rasanya kalau karya kita diambil orang begitu aja. Yuk, saling menghargai sesama penulis! Untuk pembaca, semoga suka ya. Tolong bijak dan hargai karya orang lain seperti Anda ingin karya Anda dihargai. Salam hangat penuh pelukan Nichi RaitaaTodos los derechos reservados
1 parte