Suddenly You (REVISI)

Suddenly You (REVISI)

  • WpView
    Reads 7,618
  • WpVote
    Votes 663
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah kehilangan Gavin, pacarnya yang meninggal lima bulan lalu, Raisa memutuskan untuk pindah ke Jakarta bersama keluarganya, berharap bisa melupakan kenangan yang menyakitkan. Di sekolah barunya, Raisa bertemu dengan Tania, teman baru yang ceria dan mudah akrab. Tapi yang benar-benar menarik perhatiannya adalah Mohan, cowok bad boy yang terkesan cuek, cool, dan sering bikin Raisa kesal. Namun, ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar pertengkaran ringan mereka. Mohan, yang selalu nyebelin, sebenarnya menyimpan perasaan yang lebih dalam untuk Raisa. Tapi, yang lebih mengejutkan lagi, dia belum tahu kalau Raisa adalah pacar kakaknya, Gavin, yang meninggal. Sementara itu, Raisa juga tak tahu bahwa Mohan adalah bagian dari keluarga Gavin yang belum pernah dia kenal. Saat keduanya mulai terikat dalam sebuah hubungan yang rumit, mereka harus menghadapi kenyataan bahwa masa lalu dan perasaan yang terpendam bisa membuat segala sesuatunya jauh lebih rumit dari yang mereka bayangkan.
All Rights Reserved
#345
mohan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • diagnosis hati
  • Salah Siapa?
  • DRABIA [END]
  • Possesive Playboy
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Ali Arkhan
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • AMORA
  • Diam Diam Nikah

Raisa Ayu Nararya sudah dikenal di preklinik sebagai mahasiswi yang mudah bergaul. Dia tak pernah ragu untuk menyapa siapa pun, bahkan dengan orang yang baru dikenalnya sekalipun. Namun, ada satu orang yang selalu membuatnya penasaran-Harsa Adikara, teman sekelas yang terlihat serius dan sangat tertutup. Harsa, dengan sikap dinginnya, seolah tidak tertarik untuk bergaul kepada siapa pun, bahkan dengan Raisa yang sering kali coba mendekatinya. Raisa sebenarnya sudah lama menyukai Harsa, meskipun dia tahu Harsa bukan tipe orang yang mudah didekati. Semua teman-temannya di preklinik tahu bahwa Raisa punya perasaan pada Harsa, namun Harsa tetap dengan sikap dinginnya. Raisa bahkan sering melontarkan candaan tentang perasaannya kepada teman-temannya, meski ia sadar Harsa tak akan pernah menanggapi. Namun, segalanya berubah setelah mendapat kabar mengejutkan-Raisa dan Harsa dipasangkan dalam satu tim koas. Mereka berdua harus bekerja bersama dalam satu shift jaga di rumah sakit, dan tentu saja, ini membuka kesempatan baru bagi Raisa untuk lebih dekat dengan Harsa. Tugas-tugas medis yang intens membuat mereka berdua sering berinteraksi. Raisa yang luwes dan apa adanya, mencoba untuk lebih dekat dengan Harsa, meskipun dia selalu mendapat respons yang terkesan dingin. Harsa yang selalu terlihat tidak tertarik dengan hubungan sosial pun mulai merasa kebingungan dengan perasaan Raisa yang terus-menerus menggodanya. Meskipun begitu, Harsa tetap menjaga jarak, seolah ada sesuatu yang menghalanginya untuk membuka hati. Harsa mulai merenung. Mengapa dia begitu menahan diri? Mengapa dia begitu sulit untuk percaya bahwa hubungan bisa berjalan baik-baik saja? Apakah ada yang salah dengan hatinya? Harsa mulai berusaha mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, mencoba mendiagnosis perasaan dan ketakutannya akan hubungan dengan orang lain-terutama dengan Raisa, yang terlihat begitu percaya diri. Akankah Harsa akhirnya mampu membuka hati dan mempercayai cinta? #kedokteran

More details
WpActionLinkContent Guidelines