Empat Piring  "Horor"

Empat Piring "Horor"

  • WpView
    Membaca 685
  • WpVote
    Vote 264
  • WpPart
    Bab 30
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jun 9, 2025
WpInfo
Fiksi
Horor
Jangan Plagiat! TOP 4 dalam Event Cakra Writing Marathon Batch 08! Setiap Jumat, empat piring putih muncul di meja guru. Satu berisi bunga kering. Satu lagi menyimpan kunci berkarat. Sisanya-pecahan cermin saat kenangan itu diputar kembali. Tak ada yang tahu siapa yang memulainya. Tak ada yang tahu aturan pasti. Namun, satu hal jelas. Setiap benda dalam piring menyimpan rahasia seseorang di kelas itu. Saat rahasia mulai terkuak, satu per satu siswa memilih diam ... atau menghilang. Ini bukan permainan untuk tertawa. Ini bukan cara untuk menghukum. Ini adalah meja pengadilan tanpa hakim. Tempat dosa-dosa sosial diletakkan dalam senyap. Siapapun yang meletakkan piring terakhir ... mungkin yang paling bersih. Atau yang paling putus asa. Mikesehyuna || 2025
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#13
cakrawritingmarathonbatch08
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • Pure Heart
  • OBSESSED II || KathGits
  • Kata & Spasi
  • DEADLY CURSE [Completed]
  • Red String
  • Destiny ✓
  • Hypocrite

📖 𝗦𝗶𝗻𝗼𝗽𝘀𝗶𝘀 Satu kecelakaan... Lima sahabat... Dan sebuah rahasia yang seharusnya terkubur selamanya. Citra meninggal tragis dalam kecelakaan saat perjalanan sekolah. Semua orang bilang itu murni musibah. Tapi empat sahabat yang ditinggalkannya - Naya, Raka, Maya, dan Dion - tahu kenyataan tidak sesederhana itu. Empat puluh hari setelah kepergian Citra, akun media sosialnya tiba-tiba aktif kembali. Pesan-pesan misterius mulai masuk ke HP mereka, membongkar rahasia lama yang selama ini mereka pendam. Foto-foto yang tak pernah mereka ambil muncul. Suara-suara dari masa lalu terdengar kembali. Dan yang paling mengerikan: catatan harian Citra ditemukan di dalam loker sekolah - meski sudah dikuburkan bersama jasadnya. Satu per satu, mereka mulai kehilangan kendali. Rasa bersalah berubah menjadi teror. Persahabatan diuji. Kepercayaan terkikis. Dan ketika satu dari mereka menghilang tanpa jejak, sisanya harus memilih: menghadapi masa lalu... atau dikubur bersamanya. "𝘒𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘵𝘪? 𝘒𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘯𝘪." ---

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan