You, Me, And 3 AM

You, Me, And 3 AM

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 9, 2025
London, 1932. Di bawah hujan yang dingin dan sunyi, Tommy "Ash" Vane menyusuri Whitechapel dengan pikiran yang penuh tekanan dan saku yang gatal oleh rokok yang tak bisa ia nyalakan. Seorang resolver bayaran - detektif untuk orang-orang putus asa - yang ironisnya tak bisa menyelesaikan masalah hidupnya sendiri. Kehilangan wanita yang paling ia cintai membuat setiap langkahnya terasa berat, seakan waktu pun ikut melawan. Kini, kenangan pukul tiga pagi kembali menghantuinya. Sebuah rahasia lama terkuak perlahan, dan seseorang dari masa lalu sedang menunggunya di ujung lorong yang basah. Saat bayang-bayang rasa bersalah semakin pekat, Tommy harus memilih: menebus dosa yang membusuk di dalam dirinya, atau tenggelam sepenuhnya ke dalam kehampaan yang ia gali sendiri. Ini bukan kisah tentang pahlawan - ini cerita tentang bertahan di antara bayang-bayang. (Peringatan: Mengandung tema depresif dan trauma. Bacalah dengan kesadaran emosional.)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happy Ending
  • BLACK HORSE
  • LITTLE NOMES
  • Blossom of Betrayal [END]
  • TRAPPEDIE
  • Sleeping With The Antagonist
  • Little Swan
  • Mantra Penghancur Moral

Kebahagiaan menjadi tolak ukur bukan karena absolut atau seragam bagi setiap orang, melainkan karena merefleksikan kemampuan seseorang untuk menerima, berdamai, dan tumbuh bersama realita yang dihadapi. Bukan sekadar tawa di permukaan, tetapi ketenangan batin yang muncul saat seseorang mampu memaafkan dirinya sendiri, menerima ketidaksempurnaan, dan terus melangkah tanpa kehilangan harapan meski dunia tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan. Bukan tentang 'aku' dan 'kamu' yang terpisah, melainkan tentang 'kita' yang bersama-sama mengarungi labirin kehidupan, membangun keluarga sebagai mikrokosmos dari eksistensi bersama. Ini adalah kisah Asen dan Nistara, yang berkelana dengan hati mereka masing-masing. *** Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata dalam beberapa kasusnya. Namun, seluruh detail seperti alur cerita, nama tokoh, profesi, institusi, lokasi, dan peristiwa telah sepenuhnya dimodifikasi oleh penulis sebagai karya fiksi. Jika terdapat kesamaan dengan kejadian atau individu tertentu, hal tersebut murni kebetulan dan tidak disengaja. Oleh karena itu, penulis memohon maaf dan berharap cerita ini disikapi dengan bijak, terimakasih. DON'T COPY MY STORY!

More details
WpActionLinkContent Guidelines