C A K R A W A L A | R2

C A K R A W A L A | R2

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, May 5, 2025
Bagi sebagian orang, waktu itu mungkin hanya deretan angka yang berlalu begitu saja. Tapi bagiku, sembilan tahun adalah jeda panjang yang penuh dengan penyesalan, tawa yang terlewat, dan kenangan yang tak pernah benar-benar hilang. Aku masih ingat, malam itu, hujan turun deras. Kata-kata perpisahan meluncur dari bibirku, lebih dingin dari udara yang menusuk tulang. Aku pikir, waktu akan menyembuhkan segalanya. Aku salah. Kini, di sudut kota yang sama, takdir mempertemukan kami kembali. Dia berdiri di hadapanku, dengan senyum yang sudah lama tak kulihat-senyum yang dulu pernah menjadi rumah paling nyaman untuk pulang. Sembilan tahun berlalu, tapi detak jantungku masih sama. Apakah waktu benar-benar bisa menyembuhkan, atau justru membuat luka semakin dalam? Cerita Rin & Raka Selamat membaca🤍
All Rights Reserved
#526
raka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pergi yang Tak Kembali..
  • ANGELILKA (END)
  • [1] LUKA SEMESTA [END]
  • Love Destiny
  • Mine
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Aurora
  • Kisah Yang Belum Usai✔️
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)

Cinta Fiena dan Raka bukanlah kisah yang mudah. Lima tahun mereka berjuang, melewati rintangan dan keraguan, hanya untuk akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan yang penuh harapan. Mereka merangkai mimpi, menyusun masa depan, dan saling menggenggam erat, percaya bahwa cinta mereka akan bertahan selamanya. Namun, takdir berkata lain. Di hari ke-82 pernikahan mereka-saat kebahagiaan masih terasa begitu hangat-Raka tiba-tiba pergi. Tanpa tanda, tanpa pamit, tanpa memberi Fiena waktu untuk bersiap menghadapi dunia tanpa dirinya. Dalam hitungan detik, dunianya yang semula berwarna berubah kelam. Fiena tidak hanya kehilangan seorang suami, tetapi juga sahabat, pelindung, dan rumah yang selama ini menjadi tempatnya bersandar. Kesedihan yang begitu dalam mengikatnya dalam pertanyaan-pertanyaan tanpa jawaban-kenapa secepat ini? Kenapa setelah semua perjuangan, Raka justru pergi saat mereka baru memulai hidup bersama? Buku ini adalah perjalanan hati seorang perempuan yang harus menerima kenyataan pahit bahwa cinta sejatinya kini hanya bisa ia genggam dalam kenangan. Bagaimana ia bertahan? Bagaimana ia melanjutkan hidup ketika separuh jiwanya telah pergi? "82 Hari Bersamamu, Selamanya di Hatiku" bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang cinta yang tak mati, meski maut telah memisahkan. Sebuah kisah yang akan mengaduk emosi, membawa pembaca merasakan getirnya kehilangan, sekaligus mengingatkan bahwa cinta sejati tak akan pernah benar-benar pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines