Before I Knew Light

Before I Knew Light

  • WpView
    Odsłon 200
  • WpVote
    Głosy 88
  • WpPart
    Części 16
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., lip 8, 2025
WpInfo
Fikcja
Romans
Dia tumbuh dalam sunyi, bukan karena tak ada suara, tapi karena tak ada yang benar-benar mendengarkan. Setiap hari terasa sama, langit yang muram, rumah yang hening, dan dunia yang seolah terlalu jauh untuk digapai. Ia tak berharap banyak dari hidup... sampai seseorang datang, bukan untuk menyelamatkannya, tapi untuk duduk di sampingnya. Diam. Menemani. Menyalakan cahaya kecil dalam gelap yang sudah terlalu lama ia anggap sebagai rumah. "Tak semua cahaya menyilaukan. Kadang, ia datang dalam bentuk kehadiran yang tenang." Sebuah kisah tentang beban yang tak selalu terlihat, kehangatan yang datang perlahan, dan pertemanan yang tumbuh dari percakapan paling sederhana. © Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Sepotong Kata yang Tak Selesai
  • Tipis - Tipis [Completed]
  • Sedikit demi sedikit.  JossGawin Local
  • Family Line
  • PACARNYA LOU
  • 180 Days
  • KORA AND THE LAST LIE
  • Resital Sunyi (End)
  • The Good Bad Brother✔️
  • LUSI: Di Antara Suara Dan Bayangan

Bagi Arai, menulis adalah sesuatu yang pribadi-sebuah dunia di mana ia bisa menyusun kata-kata tanpa harus menjelaskan dirinya pada siapa pun. Namun, ketika ia bergabung dengan ekstrakurikuler sastra di sekolahnya, ia mendapati bahwa menulis bukan lagi sekadar miliknya sendiri. Di sana, ia bertemu dengan Satria, seorang penulis berbakat yang kata-katanya terasa begitu nyata, tetapi selalu menyimpan sesuatu di baliknya. Dalam lembaran-lembaran kertas dan percakapan yang tak selalu terselesaikan, Arai mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang tak terungkap di antara mereka. Sebuah perasaan yang tumbuh di antara baris-baris yang belum selesai. Namun, tidak semua kata bisa dengan mudah diucapkan, dan tidak semua cerita memiliki akhir yang mudah ditebak. Di antara kalimat yang tertunda dan perasaan yang enggan diakui, apakah mereka mampu menemukan kata-kata yang tepat? Atau justru membiarkan cerita ini tetap menjadi sepotong kalimat yang tak selesai?

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści