Lunara tidak pernah menyangka kalau langkah kecilnya mengikuti olimpiade nasional akan mempertemukannya dengan Raviel, mentor yang dikenal jenius sekaligus sulit ditebak. Semakin sering mereka berlatih, semakin banyak hal dari Raviel yang diam-diam menarik perhatiannya. Namun di balik ketenangannya, Raviel menyimpan sesuatu yang bahkan ia sendiri sulit mengerti. Ketika keduanya mulai saling mendekat, masa kecil yang terlupakan muncul kembali dalam bentuk sebuah gambar lama yang warnanya hampir pudar. Lunara menyimpannya selama bertahun-tahun, sementara Raviel justru kehilangan kenangan itu dari ingatannya. Pertemuan mereka terasa seperti kebetulan yang tidak pernah benar-benar kebetulan. Jika jarak yang tercipta bukan karena kurangnya rasa, lalu apa yang sebenarnya mereka takuti? Dan bagaimana jika seseorang yang mereka cari sejak kecil ternyata sudah ada di depan mata selama ini?
Plus d’Infos