Helena : Aku Tumbuh Dari Reruntuhan

Helena : Aku Tumbuh Dari Reruntuhan

  • WpView
    Reads 971
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Helena tatapan sinis dan bisik-bisik penuh prasangka membuatnya jadi bulan-bulanan. Ia dicap cupu, sok akrab, pencari perhatian. Fitnah pun datang bertubi-tubi, menusuk hati yang belum cukup kuat untuk bertahan. Lelah dan hancur, Helena memilih pergi. Ia menghilang dari segala sorotan, menutup jejak masa lalu yang menyesakkan. Nama panggilannya ia tinggalkan, akun-akun media sosialnya dibungkam. Bukan karena takut melainkan enggan. Enggan mengenang luka, enggan memberi ruang bagi kenangan pahit untuk hidup kena hanyalah sosok biasa yang ingin diterima. Namun, embali. Bagaikan kabut yang berganti menjadi cahaya pagi, Helena memulai lembar baru di sekolah lain. Dengan semangat yang lahir dari kepedihan, ia menanam tekad membuktikan diri lewat prestasi, bukan dendam. Ia ingin diamnya bersuara, dan keberhasilannya menjadi gema yang menjawab semua cemoohan. Akankah langkah barunya membawa cahaya yang selama ini ia cari?
All Rights Reserved
#114
balas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Interweave
  • GRIZLEN {On Going}
  • HIDDEN I (The End)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • Lovember
  • MEET AFTER PARTINGE
  • Destined for me 2

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines