Negoisasi Dengan Tuhan

Negoisasi Dengan Tuhan

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, May 7, 2025
Di ambang kematian, ia bertemu dengan sosok malaikat yang memberinya kesempatan untuk berbicara-tentang cinta, kehilangan, dan penantian. Dalam percakapan sunyi namun dalam, Lastri mencoba menawar waktu, bukan demi dirinya, tapi demi pesan-pesan terakhir yang belum sempat ia sampaikan. Sebuah refleksi lembut tentang hidup, berpulang, dan arti merelakan. Cerita pendek dari Rahmad Kurniawan.
All Rights Reserved
#949
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragmen
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • 𝐄𝐥𝐞𝐠𝐢 [𝐝𝐮𝐤𝐚] 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚
  • Doa Yang Tak sama | END
  • [ New ] MIKACINTA [ END ]
  • SERSAN KU
  • Antalogi Cerpen : Karya Muhammad Ali Akbar
Fragmen

Fragmen potongan kecil dari sesuatu yang pernah utuh, serpihan kenangan yang berserakan, menyisakan jejak samar dalam ingatan. Bagi Rayyan, hidupnya adalah kumpulan fragmen yang tercerai-berai. Masa lalu yang pahit, cinta yang kandas, dan harapan yang nyaris pupus. Dulu, ada Nadia. Ada tawa yang mengisi sunyi, ada percakapan yang menyalakan semesta kecil di antara mereka. Tapi kini, Nadia hanya menjadi bayangan dalam kepalanya. Wajah yang perlahan pudar di balik debu waktu, suara yang semakin samar di tengah riuh dunia. Perpisahan itu bukan sekadar kehilangan seseorang, tapi juga kehilangan arah. Di titik nol, Rayyan memilih bertahan. Ia merangkai ulang kepingan hidupnya, Hingga akhirnya, sebuah kesempatan besar datang, menggiringnya pada sebuah pilihan. Tetap terjebak dalam fragmen yang menyakitkan atau melangkah menuju sesuatu yang lebih utuh. Tapi bisakah seseorang benar-benar lepas dari fragmen masa lalu? Ataukah kenangan yang berserakan itu akan selalu menjadi bagian dari dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines