langit dan laut

langit dan laut

  • WpView
    Reads 392
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 85
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 10, 2025
Christian adalah seseorang yang selalu tampak berbeda. Tidak hanya karena tinggi dan penampilannya yang selalu rapi, tapi juga karena ada sesuatu yang tenang dalam dirinya-sesuatu yang membuat orang merasa nyaman hanya dengan berada di dekatnya. Senyumnya, sederhana namun memikat, dan matanya yang selalu tampak seolah menyimpan banyak cerita yang tak pernah ia ungkapkan. Dia seperti langit yang luas, sulit dijangkau namun selalu ada, memberi kedamaian tanpa banyak kata. Jeya, di sisi lain, bukanlah sosok yang istimewa di mata banyak orang. Dia hanya seorang remaja biasa dari Jogja, yang datang ke Makassar untuk beberapa bulan dengan perasaan yang tak tahu harus diarahkan kemana. Dia tidak punya banyak teman, tidak banyak yang tahu siapa dia sebenarnya. Namun, ada satu hal yang tak bisa disembunyikan: Jeya tidak bisa berhenti memikirkan Christian. Sejak pertama kali bertemu di tahun 2019, saat ia merasa asing di tengah kota yang baru, Christian adalah satu-satunya yang menyambutnya dengan senyuman tulus dan perhatian yang tanpa pamrih. Saat pertama kali bertemu, Jeya hanya bisa terpaku melihat cara Christian berbicara, tertawa, dan yang lebih dari itu, cara Christian memperlakukannya. Semua itu meninggalkan jejak yang dalam, meski Jeya tahu betul ada hal yang tak bisa ia capai-perbedaan yang begitu jelas dan tak bisa diabaikan. Kalung rosario yang selalu melingkar di leher Christian mengingatkan Jeya akan batasan-batasan yang tak bisa dilangkahi. Tapi meskipun begitu, Jeya tak bisa mengendalikan hatinya yang terus berharap, entah bagaimana, suatu hari perasaan itu bisa membawanya lebih dekat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Kota Ini
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • Cinta beda agama
  • Datang & Pergi
  • satu Hati Beda Agama
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Langit Semesta
  • PERBEDAAN
  • Kisah Cinta Beda Agama

Hari ini, Ayah membawa kami pergi dari Ibukota dan memilih kota Yogyakarta sebagai tempat singgah sementara; katanya. Tepatnya di Rumah Oma yang terdapat keluarga besar yang dari dulu tinggal di sana. Canggung, banyak berpikir buruk tentang mereka karena sikap yang diperlihatkan. Di Jakarta saja Aku dengan Ayah, Bunda dan ketiga Adikku saja tidak memiliki hubungan yang begitu dekat. Apalagi di sini? Semakin asing dan terasa diasingkan. Namun, sepertinya mata dan hatiku sedang tertutup rapat selama di kota ini. Aku menganggap Yogyakarta bukanlah tempatku. Aku tidak bisa ada di sana. Apa kalian juga berpikir seperti itu? Pasalnya, ada beberapa manusia yang kutemui di sini, salah satunya si manusia itu. Dan kembali ke hal utamanya, mata dan hatiku sedang tertutup kala itu. Semua akibat terlalu gelisah mengenai rumah besar Oma ini, tentang segala yang berada di dalamnya. [[Cerita ini sedikit mengulik tentang perasaan seorang remaja perempuan yang mendapat peran sebagai kakak pertama. Dunianya hanya penuh dengan dirinya sendiri; fotografi salah satu di dalamnya. Namun, selalu terbesit dalam hatinya untuk berbicara pada dunia. Ia ingin lebih dari ia yang sekarang, ia selalu merasa tak pernah menjadi seorang kakak, ia tak pernah merasa menjadi sesosok teman, ia hanya ingin seperti manusia lain yang terlihat biasa saja dengan manusia lainnya. Tentu ingin menjaga keluarganya, bukan dengan tetap bungkam. Ia ingin bersuara dengan berjuta makna katanya. Namun, apakah bisa? Rasanya tidak kalau ia masih membuka mata dan hatinya untuk dunia; terutama orang-orang yang ia temui di Yogyakarta.]] Update setiap JUMAT👀

More details
WpActionLinkContent Guidelines