Story cover for NATHALANA by CastleshennA
NATHALANA
  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
Lengkap, Awal publikasi Mei 07, 2025
Dewasa
Tak pernah terbayang dalam benaknya, bahwa keadaan akan membawa seorang Alana Geraldine dalam belenggu pernikahan dengan sosok dosen ekonominya sendiri. kesalahpahaman kala itu menjadi awal dari kehidupan Alana yang baru. menariknya dari kelamnya kehidupan yang dulu, namun bukan berarti ia menemui sebuah kehidupan seindah surga yang pernah terbayang dalam benaknya. bagaimana kehidupan selanjutnya yang akan Alana jalani bersama suami, sekaligus dosennya yakni Nathaniel Marcellus. akankah keduanya akan berakhir bahagia? bagaimana dengan kehidupan keduanya sebelum saling bersama? ikuti kisah mereka berdua dalam sebuah cerita yang berjudul "NATHALANA"


"Maaf, Pak. Saya sadar akan kesalahan saya," ucapnya, memilin ujung bajunya. Darah dari lukanya telah menodai baju putihnya.

"Saya bukan bapakmu," sahut Nathan dingin.

Ia mengamati Alana dari ujung kepala hingga kaki. Lalu melangkah mendekat. Suara langkah sepatu pentofelnya menggema, membuat jantung Alana berdebar.

"Kamu tahu apa kesalahanmu pagi ini, hmm?"

"Iya, Mas. Aku sadar. Aku akan perbaiki. Tolong jangan marah..." ucap Alana, kini menggunakan panggilan yang lebih pribadi. Nathan tersenyum tipis.

"Bagus. Kira-kira hukuman apa yang setimpal untuk kenakalanmu hari ini?" Alana tertunduk. Diam. Nathan mendekat lebih lagi. Ia mengusap dagu Alana dengan jemarinya, mengangkat wajahnya. Mata mereka bertemu.

"Hanya saya yang boleh melukai tubuhmu. Bahkan dirimu sendiri tidak berhak," ucap Nathan, meniup wajah Alana yang kini menatapnya dengan gelisah.

"Mengerti, hmm?"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan NATHALANA ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Not A Perfect Husband ✔ oleh Avisaa51
32 bab Lengkap
Saat sebuah lamaran mendadak datang ke rumahku oleh Bu Lia, dengan begitu semangat aku menyetujuinya tanpa berpikir dua kali karena yang ada di bayanganku saat itu adalah berdiri berdampingan dengan senyum lebar bersama mas Herman, setidaknya itulah yang ku pikirkan sampai aku lupa untuk menggunakan pikiran dan akal sehatku, aku melupakan satu fakta penting bahwa anak Bu Lia bukan hanya mas Herman seorang!! Dan saat lamaran dadakan itu tiba, betapa terkejutnya aku, bukan mas Herman lah yang akan menikah denganku melainkan pria menyebalkan sekaligus penghancur masa remajaku yang bahagia. Rasanya aku ingin melarikan diri saja entah kemana, tapi ternyata tidak semudah itu melepaskan diri darinya dan ketika aku mempunyai alasan untuk melepaskan diri darinya, hati ini sudah enggan untuk pergi. *** ".... anaknya Bu Lia mau ngelamar kamu." "Hah?! Apa?!" mulutku seketika melongo, serius pak ustad itu ngelamar aku?! Ya Allah, sujadah mana? Aku mau sujud syukur, alhamdulillah ya Allah. "Aku mau kak! Aku mau!" jawabku dengan penuh semangat."Kapan dia mau lamar aku kak? kapan?! Sekarang juga boleh kak, aku udah siap, ya Allah. Aku siap kak!" ucapku semangat dengan senyum yang semakin melebar, bayangan tubuh gagahnya yang di balut tuksedo itu saja sudah membuat ilerku bergerak keluar, mahar surah Ar-Rahman pun aku mau ya Allah. *** .... kak Prita menuntunku menuju ruang tamu, aku melebarkan senyumku, disana ada Bu Lia, ada mas Herman, ada-- Tunggu, kenapa Randa memakai pakaian yang senada denganku?! Tunggu, apa aku melewatkan sesuatu?! Aku butuh udara, oksigen mana?! "Kak, kok dia pake baju yang sama kayak aku?" tanyaku tersedak, kepalaku tiba-tiba pening seketika. "Kan Randa yang ngelamar kamu," jawabnya yang seketika membuatku syok berat. *** Mari mampir ???????? ^^
KALANA oleh Mamaalva
27 bab Lengkap
"Dokter anak tapi tak kunjung punya anak, apalagi usia yang sudah menginjak angka tiga puluhan, mungkin takdirmu hanya sebagai penyelamat bukan sebagai seorang yang menimang." "Gelarmu boleh indah di belakang nama, tapi sayang gelar tertinggi sebagai seorang wanita yang di panggil Ibunda tidak bisa kamu rasakan." Kalimat tersebut seringkali di lontarkan untuk Alana Kalingga Dharmawan, seorang Pediatric istri seorang Mayor Kalingga Dharmawan yang hingga sekarang belum di karuniai buah hati, sakit hati? Jangan di tanya, tentu saja menyakitkan mendengar cemoohan orang tentang dia yang tidak sempurna menjadi seorang wanita. Tapi siapa yang meminta duka, Alana pun tidak ingin kehilangan kedua bayinya di dalam kandungan, namun dia bisa apa? Saat takdir sudah menggariskan, tidak peduli siapa dirinya, tidak peduli siapa suaminya, semuanya tidak bisa menolak. Bukan hanya dunia yang menghakimi Alana, Kalingga, seorang yang seharusnya menjadi penopang rapuhnya Aruna pun melakukan hal yang sama, keduanya berduka hingga jarak lebar terbentang dalam pernikahan yang lambat laun terasa hambar dan tidak ada artinya. Pernikahan indah yang di bangun berdasarkan perjodohan dan di perkuat dengan hadirnya buah hati yang membawa cinta kembali redup setelah dua kali Alana keguguran. Semuanya semakin menjadi, jarak dan batas yang semakin tercipta saat hadirnya cinta masalalu yang membawa bayang kesempurnaan di hidup Kalingga. KALANA, kisah Kalingga dan Alana yang harus berakhir atau memulai semuanya dari awal kembali?
1, Bunga di Taman Hati oleh NihlAisha
116 bab Lengkap Dewasa
"Fabian..." Mami menatapku. "Yakin, Ian mau kalau dijodohin?" "Kalau semua ikhlas, aku yakin, Mi." Aku terus menatap mata ibuku. "Sayang, kamu sudah dijodohkan sejak sebelum kamu lahir." Aku tersentak. Tergugu tanpa kata. Tanpa bisa kucegah, aku memasang wajah bodoh. "Cerita singkatnya, jodoh Ian ini cucu teman Opa." "Gimana bisa?" Aku masih memasang wajah bodoh itu. "Waktu Opa dan temannya Long March Divisi Siliwangi, mereka berdua terpisah dari rombongan, lalu kena ranjau darat. Pas masa kritis kayak gitu, mereka sepakat mau ngejodohin anak-anaknya atau cucu-cucunya." Mami membuka tasnya. Mengambil selembar amplop lalu menyodorkan amplop tersebut ke arahku. "Ini foto calonnya." "Aku setuju, Mi." Aku tetap menatap wajah Mami. "Ian nggak lihat dulu anaknya?" "Aku yakin sama pilihan Mami. Apalagi ini kesepakatan semua." "Ian lihat dulu deh..." Meski merasa tak butuh melihat wajah yang tersembunyi di balik itu, tetap saja akhirnya kubuka amplop tersebut. Haahhh??? "Mami...??" Kupandang wajah Mami dengan wajah bodohku yang terbaik, yang terbodoh. "Nggak salah nih, Mi...?" "Kenapa? Ian berubah pikiran?" "Masih ABG beginiii...!!!" "Oh... itu foto dia masih kelas X." "Sekarang?" "Balik foto itu," perintah Mami tegas. Perlahan kubalik foto itu. Kembali aku terkesiap. "Mami...?" Kupasang wajah bodohku sekali lagi. "Ini beneran?" "Ya benar lah." "Ini mahasiswa aku, Mi.... Sekarang tingkat satu. Tahun depan pasti masuk kelas aku." "Sepertinya begitu," jawab Mami maklum. "Ada masalah dengan itu?" Aku tergugu. Namun aku merasa harus bertanya. "Mi, dia mau sama aku? Dia mau dijodohin sama dosennya?" "Nah, pertanyaan bagus." Mami menepuk bahuku. "Dia sama sekali tidak tahu soal perjodohan ini. Jadi sekarang bola di tangan Ian. Kamu mau bawa ke mana bolanya. Terserah." Haaahhh??? ***
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
 UNDER THE NIGHT'S EMBRACE || ON GOING || cover
Not A Perfect Husband ✔ cover
Dosen Tampan itu Suami ku cover
KALANA cover
Perjodohan Tak Terduga cover
1, Bunga di Taman Hati cover
Alana - My mahasiswi  cover
AILAH(END)✅ cover
Touch My Heart cover
ALVANSA [Completed] cover

UNDER THE NIGHT'S EMBRACE || ON GOING ||

14 bab Bersambung

"Iya-iya, ini Alana udah sampai" jawab Alana dan langsung mematikan telfon dari Rasya tanpa aba-aba dan melihat jalan. BRUGHHHHHHHHH!! Semua barang Alana terjatuh. Ia tidak sengaja menabrak seorang mahasiswa yang belum pernah ia lihat sebelumnya. "Maaf, aku tadi buru-buru ga liat jalan" dengan ekspresi tengil yang selalu memberi kesan lucu pada Alana. Alana langsung mengemasi barang-barangnya. Cowok itu hanya menatap datar Alana dan langsung melanjutkan langkahnya, menganggap yang barusan itu tidak penting. "iiiih iiih apasiii itu cowo, the real kulkas berjalan anjir diam-diam wae" ujar kesal Alana.