Aku Gak Sekuat Itu

Aku Gak Sekuat Itu

  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jun 12, 2025
WpInfo
Puisi
Bertahan itu bukan selalu tentang menjadi kuat. Kadang, bertahan itu tentang melawan perasaan yang ingin menyerah. Tentang menahan tangis yang sudah hampir keluar, tentang mencoba tersenyum meski hati terluka. Aku bukan orang yang selalu terlihat tangguh. Bahkan, aku nggak sekuat itu. Setiap hari aku mencoba meyakinkan diri bahwa aku bisa melewati semua ini, tapi terkadang hidup terasa begitu berat. Aku merasa terjebak dalam rutinitas yang memaksaku berpura-pura baik-baik saja, padahal di dalam, semuanya hancur. Aku ingin bilang, aku nggak sanggup lagi, tapi kata-kata itu selalu tertahan. Di dunia yang menuntut kita untuk selalu kuat, aku hanya ingin ada yang mengerti bahwa terkadang, kita juga butuh waktu untuk merasakan kelemahan kita. Bahwa nggak apa-apa untuk merasa jatuh, karena mungkin dari situ kita bisa belajar untuk bangkit lagi, perlahan. Start Rabu 7 mei 2025 Ending????
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#436
sena
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mahligai Sunyi
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Perjodohan(ORINE)END
  • Amin paling serius
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Di Balik Nama Zella
  • Dia (?)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan