Aku Gak Sekuat Itu

Aku Gak Sekuat Itu

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 12, 2025
Bertahan itu bukan selalu tentang menjadi kuat. Kadang, bertahan itu tentang melawan perasaan yang ingin menyerah. Tentang menahan tangis yang sudah hampir keluar, tentang mencoba tersenyum meski hati terluka. Aku bukan orang yang selalu terlihat tangguh. Bahkan, aku nggak sekuat itu. Setiap hari aku mencoba meyakinkan diri bahwa aku bisa melewati semua ini, tapi terkadang hidup terasa begitu berat. Aku merasa terjebak dalam rutinitas yang memaksaku berpura-pura baik-baik saja, padahal di dalam, semuanya hancur. Aku ingin bilang, aku nggak sanggup lagi, tapi kata-kata itu selalu tertahan. Di dunia yang menuntut kita untuk selalu kuat, aku hanya ingin ada yang mengerti bahwa terkadang, kita juga butuh waktu untuk merasakan kelemahan kita. Bahwa nggak apa-apa untuk merasa jatuh, karena mungkin dari situ kita bisa belajar untuk bangkit lagi, perlahan. Start Rabu 7 mei 2025 Ending????
All Rights Reserved
#335
sena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Nama Zella
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Mahligai Sunyi
  • Bertahan Sedikit Lagiβœ“
  • Senja Yang Tak Kembali
  • SasuHina - Love Story
  • Dia (?)
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Semua orang lihat gue sebagai sosok ceria, random, manja... tapi mereka nggak tahu betapa hancurnya gue di balik itu semua. Gue selalu menahan luka sendirian. Bukan karena nggak percaya sama orang lain, tapi karena gue nggak butuh dikasihani. Gue bisa berdiri sendiri. Rumah? Apa itu rumah? Gue bahkan nggak tahu di mana tempat gue seharusnya pulang. "Dunia emang nggak adil, ya? Gue harus ngerti semua orang, tapi nggak ada yang sadar kalau gue juga pengen dimengerti. Gue capek." Gue selalu takut ketawa terlalu puas... karena gue tahu, setelahnya pasti ada aja masalah yang bikin gue nangis lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines