Ruang Bunga Pojok Hampa

Ruang Bunga Pojok Hampa

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 10, 2025
Ranjani, wanita berusia 20-an yang tergolong masih muda memutuskan untuk pindah daerah dari Jakarta ke Bandung. Dia memilih pojok Bandung dekat daerah Braga dan memutuskan menjadi seorang florist, sesuai cita-citanya dari kecil. Sementara itu, di dimensi lain, seorang pria jakung yang tumbuh dalam ke "nerakaan" datang di kehidupan Rinjani tanpa sengaja. Mungkinkah mereka bisa saling memberi dan melengkapi?
Todos los derechos reservados
#241
orang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • EPIPHANY
  • THE HALF-BLOOD BOY (Book 1 - Kilian Humphrey Series)
  • mekar di antara dua dunia
  • Ragu Semesta
  • De Herfst
  • Edelweiss In Braga
  • Inspirasa
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Love Me If You Dare (TERSEDIA CETAK DAN E-BOOK)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido