CROWN OF REGRET

CROWN OF REGRET

  • WpView
    Leituras 2,750
  • WpVote
    Votos 109
  • WpPart
    Capítulos 49
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, ago 7, 2025
'Orang lama akan selalu menjadi pemenang, sedangkan orang baru akan selalu kalah.' Namun, bagaimana jika berbalik? 'Orang baru akan menjadi pemenang-pemegang masadepan, sedangkan orang lama hanya masa lalu-tertinggal dibelakang." Tidak ada yang tidak mungkin dalam cerita ini. Juga pasal kegagalan bukanlah akhir dari cerita, melainkan penyesalanlah yang selalu berada di akhir. Kegagalan adalah awal perjuangan Elanora menemukan akhir cerita, yaitu penyesalan. Mahkota penyesalan (Crown of Regret). Fyi, aku buat cerita ini terinspirasi dari cerita dibalik lukisan oleh Sir John Everett Millais. Lukisan ini dibuat pada tahun 1851-1852 dan merupakan salah satu karya paling terkenal dari gerakan Pra- Rafaelit. Millais melukis "Ophelia" berdasarkan tokoh dalam drama "Hamlet" karya William Shakespeare. So, aku ambil secuil aja dari kisah itu. Seterusnya adalah murni dari fantasi aku sendiri.🤗
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Traces in the Light
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Lily of the Valley
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Fate at the Edge of the sword
  • mata atta ne, my dearest [Ryoji x Minako/Hamuko/MShe] [Persona 3 Fanfiction]
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Sebelum Kau Mengetuk

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo