CROWN OF REGRET

CROWN OF REGRET

  • WpView
    Reads 2,873
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 7, 2025
'Orang lama akan selalu menjadi pemenang, sedangkan orang baru akan selalu kalah.' Namun, bagaimana jika berbalik? 'Orang baru akan menjadi pemenang-pemegang masadepan, sedangkan orang lama hanya masa lalu-tertinggal dibelakang." Tidak ada yang tidak mungkin dalam cerita ini. Juga pasal kegagalan bukanlah akhir dari cerita, melainkan penyesalanlah yang selalu berada di akhir. Kegagalan adalah awal perjuangan Elanora menemukan akhir cerita, yaitu penyesalan. Mahkota penyesalan (Crown of Regret). Fyi, aku buat cerita ini terinspirasi dari cerita dibalik lukisan oleh Sir John Everett Millais. Lukisan ini dibuat pada tahun 1851-1852 dan merupakan salah satu karya paling terkenal dari gerakan Pra- Rafaelit. Millais melukis "Ophelia" berdasarkan tokoh dalam drama "Hamlet" karya William Shakespeare. So, aku ambil secuil aja dari kisah itu. Seterusnya adalah murni dari fantasi aku sendiri.🤗
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Lightshadow
  • mata atta ne, my dearest [Ryoji x Minako/Hamuko/MShe] [Persona 3 Fanfiction]
  • Fate at the Edge of the sword
  • Takdir Diujung Pedang.
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Sebelum Kau Mengetuk

Ratusan Hari Mencari Hati (completed) ----------------------------------------------------------- "Kamu ngapain masih di situ?" "Aku-" "Kamu gak perlu nunggu aku makan. Kalau udah habis, pergi aja," potongku tanpa merasa perlu mendengar jawabannya. "Pergi ke mana?" Aku merasa itu sungguh merupakan pertanyaan yang bodoh. "Ya, terserah. Ke taman kek, ke kamar kek, musala-" "Aku harus pergi ke mana?" ulangnya, kali ini dengan setitik getar dalam suaranya. "Maksud kamu apa, sih?" "Tadi Mas Langit tanya kenapa aku masih di sini? Aku terus diperlakukan kayak gini supaya pergi, kan? Nah, sekarang pertanyaannya, aku harus pergi ke mana?" Tidak salah lagi. Kedua mata wanita itu terlihat digenangi bulir bening. *** Langit dan Atsilla menikah secara terpaksa karena sebuah hubungan satu malam. Selama enam bulan menikah, Langit menganggap sang istri sebagai sebuah beban, bahkan tidak pernah menganggap kehadirannya. Saat lingkaran waktu mempermainkannya, akankah Langit menyadari ketulusan Atsilla yang selalu di sampingnya? Ini bukanlah sebuah kisah cinta biasa, melainkan juga kisah yang akan memberi pembacanya sejuta makna. Ratusan Hari Mencari Hati dibuat dengan penuh perasaan dan tak jarang ada air mata ikut serta :' Aku harap kalian yang kelak membaca kisah ini sampai selesai juga akan merasakan hal yang sama dan dapat memetik pelajaran berharga dari cerita cinta Langit dan Atsilla. Selamat menikmati 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines