Story cover for Portalis by WYafa6
Portalis
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 07, 2025
Apa teknik bertarung dunia parallel paling kuat? Pukulan berdentum? Serangan listrik? Sroom! Sroom! Es? Telekinesis? Perisai transparan? Sayangnya bukan semua yang kalian pikirkan, atau yang pernah diperkenalkan di serial-serial bumi yang kalian baca. Jawabannya sangat rasional dan kalian pasti langsung mengiyakannya dalam sekejab setelah ku beritahu_

"Jawabannya adalah teknik portal" Pemuda berumur 22 tahun itu memotong pembicaraan.

"Apa!??? Kau tak percaya padaku?" Pemuda itu marah, dari tangannya muncul sebuah energi berwarna ungu. Menyelimuti tapak tangannya.

Dia tersenyum,"Namaku ZIlla, dan aku bisa datang ke tempat mu saat ini! Jadi jangan macam_macam!!!"

Prang!! Suara nyaring khas panci yang di hantamkan ke kepala itu menggema di ruangan.

"Sakit..." Pria itu memegang kepalanya dengan takut, matanya mau menangis.

"Ada-ada saja! Jarak antara Klan portalis dengan Klan bumi itu setara seratus kali jarak antar konstelasi kita dengan yang terdekat. Kalau jalan kaki butuh enampuluh tahun di terowongan port_"

"Kan ada kapsul ter_"

Wanita yang terlihat sebaya dengannya itu marah. Memegang panci lainnya.

"maaf..."

(Fanfic serial bumi karya TERE LIYE)
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Portalis to your library and receive updates
or
#105pertualangan
Content Guidelines
You may also like
Human Living (Slow update) by kecoaterbang__
20 parts Ongoing
## "Suruh bawain apa?" tanya Samuel. "BAAAWAAA DIAAA KEMBALIII!!!" Nyanyi Agam begitu lantang. ### "Han, nih ayam kalau gue sembelih boleh nggak?" tanya Jehan sambil menatap ayam kesayangan Farhan dengan penuh nafsu. "Otong lo gue potong dulu baru boleh sembelih tuh ayam!" gertak Farhan. ### "Kayak biasa mas?" ucap penjual bubur kacang ijo. "Iya, biasalah cuma jadi bahan pelampiasannya doang," balas Bima sambil meringis sedih. ### "Ya Tuhan kehidupan dewasa macam apa ini?!" keluh Lian ketika disuruh ngerjain tugas kantor yang nggak kelar-kelar. "Yang semangat, masih ada Mail sama Mei-mei yang belum nikah," saut Gibran dengan santainya sebagai seorang pengangguran terselubung. "Ada nggak sih portal masuk Isekai? Gue pengin jadi raja iblis dan menguasai dunia, punya anak 5, hidup sampai tua, dan mati dengan bahagia," ucap Lian yang sudah muak dengan laptop yang menjadi saksi bisu atas kerja kerasnya. "Yuk, ke psikolog, gue yang bayarin...." ___________________________________________________ Luangin waktu untuk merefresh pikiran itu salah satu cara bertahan hidup lho, jadi nggak pa-pa kok sesekali hidup dibuat santai:) Ditempat ini tersedia cowok-cowok ganteng dimana kalian bisa milih sambil merem pun nggak bakal rugi🌝🔥 Sekawanan bujang yang mencoba untuk bertahan hidup meski harus berhadapan dengan gempuran kehidupan dewasa yang sangat diluar prediksi BMKG bahkan dukun sekalipun tak mampu memprediksi adegan dewasa ini serta harus survive dengan keanekaragaman bentuk manusia yang super-super unik. Yang penting waras❌ Yang penting hidup ✅ Manusia (opsional) Pokoknya nggak ada tokoh utama, nggak ada konflik berat, yang ada cuma tingkah laku mereka yang mirip sama bocah paud. Tersedia 20 bujang, jadi tinggal pilih mau yang mana:) Cerita yang cocok buat kamu yang lagi butuh genre santai tapi dapet juga hikmah di setiap chapter nya:)
You may also like
Slide 1 of 8
Human Living (Slow update) cover
29 Day In Sun Clan [REPUBLISH) cover
Queen of Moon cover
i'm sorry the moon cover
The Last Two cover
One last time (Rali) ✔ cover
Bulan dan Bintang cover
Glitch cover

Human Living (Slow update)

20 parts Ongoing

## "Suruh bawain apa?" tanya Samuel. "BAAAWAAA DIAAA KEMBALIII!!!" Nyanyi Agam begitu lantang. ### "Han, nih ayam kalau gue sembelih boleh nggak?" tanya Jehan sambil menatap ayam kesayangan Farhan dengan penuh nafsu. "Otong lo gue potong dulu baru boleh sembelih tuh ayam!" gertak Farhan. ### "Kayak biasa mas?" ucap penjual bubur kacang ijo. "Iya, biasalah cuma jadi bahan pelampiasannya doang," balas Bima sambil meringis sedih. ### "Ya Tuhan kehidupan dewasa macam apa ini?!" keluh Lian ketika disuruh ngerjain tugas kantor yang nggak kelar-kelar. "Yang semangat, masih ada Mail sama Mei-mei yang belum nikah," saut Gibran dengan santainya sebagai seorang pengangguran terselubung. "Ada nggak sih portal masuk Isekai? Gue pengin jadi raja iblis dan menguasai dunia, punya anak 5, hidup sampai tua, dan mati dengan bahagia," ucap Lian yang sudah muak dengan laptop yang menjadi saksi bisu atas kerja kerasnya. "Yuk, ke psikolog, gue yang bayarin...." ___________________________________________________ Luangin waktu untuk merefresh pikiran itu salah satu cara bertahan hidup lho, jadi nggak pa-pa kok sesekali hidup dibuat santai:) Ditempat ini tersedia cowok-cowok ganteng dimana kalian bisa milih sambil merem pun nggak bakal rugi🌝🔥 Sekawanan bujang yang mencoba untuk bertahan hidup meski harus berhadapan dengan gempuran kehidupan dewasa yang sangat diluar prediksi BMKG bahkan dukun sekalipun tak mampu memprediksi adegan dewasa ini serta harus survive dengan keanekaragaman bentuk manusia yang super-super unik. Yang penting waras❌ Yang penting hidup ✅ Manusia (opsional) Pokoknya nggak ada tokoh utama, nggak ada konflik berat, yang ada cuma tingkah laku mereka yang mirip sama bocah paud. Tersedia 20 bujang, jadi tinggal pilih mau yang mana:) Cerita yang cocok buat kamu yang lagi butuh genre santai tapi dapet juga hikmah di setiap chapter nya:)