Wishper Of Adore

Wishper Of Adore

  • WpView
    Reads 594
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 17, 2025
Obat dari segala obat adalah pulang ke rumah yang hangat peluknya sama seperti mentari pagi yang menghangatkan seisi bumi. Khanka menjadikan Nadin sebagai pelabuhan terakhir bukan hanya karena cantik semata. Tapi karena Nadin itu cantik cantik cantik banget. Hahaha.. Bukan, lebih tepatnya kalau tidak dengan Nadin maka Khanka tidak ingin dengan yang lain. Walaupun proses mereka sampai di titik ini tidak semulus pantat Aca dan Sada. Tapi Khanka tetap bersyukur, ditengah pelik perdebatan di antara mereka selalu terselip maaf, terimakasih dan aku sayang kamu. Berulang kali sampai salah satu dari mereka tersadarkan dan kembali saling memeluk. Kalau Nadin merasa gagal karena rumah miliknya terlalu banyak tekanan. Maka ia akan menciptakan rumah yang banyak pengertian bersama Khanka. Menjadi ibu yang selalu menerima luapan keinginan anak anaknya tanpa memaksa dan menyuruh mereka menjadi seseorang yang berada di dalam otaknya. Begitu juga Khanka, kalau di rumah miliknya dia menjadi seorang anak pembangkang karena terlalu banyak tuntutan, Khanka juga akan sangat terbuka. Menerima sepenuh hati dan membuat jalan paling baik untuk mengantarkan anak anaknya agar sampai ke tujuan yang mereka inginkan dengan aman dan selamat. Semoga keinginan mulia dua orang tua itu didengar tuhan, dan menjadikan mereka rumah paling nyaman. Sejauh apapun anak anak mereka melangkah berjauhan.
All Rights Reserved
#391
wonwoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Tak Dianggap
  • Rumah?
  • Keluarga (Tidak) Terencana
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Nadia & Luka
  • Perfect uncle ✓
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Between Love And Trust
  • SKENARIO RASA
  • Bad Daddy!

Bagaimana rasanya ketika sah sebagai yang pertama tapi hanya sebatas diatas kertas? Bagaimana rasanya ketika perhatian sang suami lebih banyak tercurah untuk istrinya yang lain? bagaimana rasanya jika kamu seharusnya menjadi ratu di rumahmu, tapi di perlakukan seperti pelayan? Bagaimana rasanya ketika kau hamil anak suamimu tapi kau malah di tuduh selingkuh? Bagaimana rasanya ketika semua rasa sudah hilang, semua yang menyakitimu kembali menemuimu dan memintamu kembali? "karna aku tahu, bagaimana rasanya tak dianggap sama sekali, mungkin perkataan maaf memang cukup, tapi lubang itu akan terus membekas" -Sabrina Dewina- "maafkan aku yg bodoh, mengabaikan mu, menyakitimu, dan yang paling ku sesali, kamu pergi disaat aku sudah menyadari kalau aku teramat sangat membutuhkanmu dan kamu mungkin tak akan pernah kembali lagi...padaku" -Satria Arsaka- entah, ide itu muncul begitu saja maaf hanya sekedar tulisan seorang penulis kacangan, ojo baper... pendek aja paling gk nyampe 20chapter 🙈 -Mamicha-

More details
WpActionLinkContent Guidelines