KARENA DUNIA TAK PERNAH MEMELUK

KARENA DUNIA TAK PERNAH MEMELUK

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 15, 2025
WpInfo
Non-Fiction
"Kina tuh kayak matahari, ya," kata Rani, teman satu kosnya, sambil memeluk bantal. Kina cuma senyum, seperti biasa. Hangat, tulus, dan... menyimpan rapat luka yang bahkan tak berani ia lihat sendiri di cermin. Tak ada yang tahu bahwa setiap malam, sebelum tidur, Kina selalu menghitung bekas. Bekas luka di tangan, bekas bentakan di hati, bekas pintu yang dibanting terlalu keras waktu kecil-semua itu membentuknya. Tapi bukan jadi kuat, justru rapuh dengan cara yang tak terlihat.
All Rights Reserved
#137
ceritakeluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • KARAFERNELIA
  • Askara Bradipta
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • ARIN
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]
  • Family Line

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines