KARENA DUNIA TAK PERNAH MEMELUK

KARENA DUNIA TAK PERNAH MEMELUK

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 15, 2025
"Kina tuh kayak matahari, ya," kata Rani, teman satu kosnya, sambil memeluk bantal. Kina cuma senyum, seperti biasa. Hangat, tulus, dan... menyimpan rapat luka yang bahkan tak berani ia lihat sendiri di cermin. Tak ada yang tahu bahwa setiap malam, sebelum tidur, Kina selalu menghitung bekas. Bekas luka di tangan, bekas bentakan di hati, bekas pintu yang dibanting terlalu keras waktu kecil-semua itu membentuknya. Tapi bukan jadi kuat, justru rapuh dengan cara yang tak terlihat.
Todos los derechos reservados
#164
ceritakeluarga
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Sejenak Luka
  • Askara Bradipta
  • VIN DHEGA
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • he is my lover
  • ARIN
  • Juan [REVISI]
  • Family Line

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido