Rasa yang Tak Pernah Pergi ( Paul Nabila ) | END

Rasa yang Tak Pernah Pergi ( Paul Nabila ) | END

  • WpView
    Reads 13,717
  • WpVote
    Votes 1,679
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 6, 2025
Mereka pernah dekat. Terlalu dekat untuk sekadar disebut teman, tapi tak cukup kuat untuk disebut pasangan. Ketika sebuah lagu membuka luka lama, Paul mencoba kembali. Bukan untuk memulai dari awal, tapi untuk memperbaiki yang tersisa. Sementara Nabila... sudah berjalan perlahan menjauh. Tapi hatinya belum benar-benar pergi. Ini kisah tentang dua orang yang masih saling sayang, tapi memilih menjaga jarak. Untuk hati yang pernah retak, dan harapan yang tak sepenuhnya padam.
All Rights Reserved
#26
paulnabila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Tak Seharusnya [End]
  • Seperti Bulan yang Tak Lagi Bersinar
  • Love ?
  • Putih Biru Dongker [END]
  • Aku & Kamu Doa Yang Selalu Ku Langitkan
  • LOVE IN MUSIC (SUDAH TERBIT)
  • When his name is
  • A Queen and A Big Boy [Hiatus]

"Lu kenapa sih, Kal? Selalu mundur pas gue maju?" "Gue... cuma takut, kalau ternyata gue nggak cukup baik buat dijadiin rumah, Ze." ___________________________________________________ Kalau Raskal kira alasan itu bakal bikin Zea nyerah, dia salah besar. Salah tingkat dewa malah. ___________________________________________________ Seizea Hanaviela, si pengagum setia yang udah enam tahun cuma bisa nonton Raskal dari jauh, akhirnya nyerah. Nyerah diem-diem, maksudnya. Di tahun pertengahan SMA mereka, Zea memutuskan buat maju. Nggak cuma maju selangkah, tapi siap bener-bener menginvasi dunia Raskal yang (seharusnya) tenang. Dari tiba-tiba muncul di mana-mana, memanggil Raskal hingga hampir terdengar seluruh sekolah, sampai mendadak jadi 'murid privat' paling maksa, Zea pakai segala cara paling nekat dan 'nggak tahu malu' buat bikin Raskal kelimpungan. Pokoknya, tak ada lagi Zea si bayangan, kini cuma ada Zea si gadis paling absurd yang bertekad menaklukkan hati orang yang dia suka. Tapi, Raskal si gitaris band yang jago ngeles itu bukannya nggak sadar. Dia terlalu sadar, makanya dia sibuk kabur. Di balik senyum jail, aksi panggung yang memukau, dan persona kocaknya, Raskal punya satu rahasia besar: dia takut sama yang namanya cinta. Dan kisah ini? Ini bukan soal siapa yang jatuh duluan. Tapi siapa yang berani berhenti lari, dan siapa yang cukup nekad buat ngejar sampai ujung. [DILARANG PLAGIAT! IDE INI MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI ‼️]

More details
WpActionLinkContent Guidelines