Levi telah lama menjadi boneka hidup di rumah Aralie, diperlakukan dengan kasih sayang yang berlapis-lapis manipulasi. Kini, ada yang baru.
Lana.
Lana, gadis muda yang ceria, polos, dan penuh kegembiraan, tampak seperti boneka hidup yang sempurna bagi Aralie. Dengan penampilan imutnya seperti gadis muda Korea, rambut panjang dan poni yang selalu rapi, Lana dengan mudah menjadi pusat perhatian. Namun, Aralie melihatnya bukan sebagai manusia-melainkan sebagai peliharaan.
Bukan hanya adik, bukan juga anak-Aralie menginginkan Lana untuk menjadi anjing kecil yang lucu, yang selalu bisa dia elus, beri makan, dan kendalikan. Tidak ada kebebasan. Hanya kesetiaan tanpa syarat, seperti hewan peliharaan yang selalu tahu tempatnya.
Di rumah ini, tidak ada ruang untuk keinginan atau kebebasan Lana. Hanya ada aturan yang ditetapkan Aralie.
Dengan kasih sayang yang penuh pengendalian, Aralie mengajarkan Lana untuk patuh, untuk tersenyum, dan untuk terus merasa bersalah setiap kali ia tidak mengikuti perintah. Setiap tindakan yang dianggap salah akan dibalas dengan silent treatment-sebuah hukuman yang membuat Lana merasa sepi, terabaikan, dan kehilangan.
Lana tidak tahu, bahwa kasih sayang Aralie adalah jebakan yang sangat halus dan mematikan. Seiring waktu, Lana mulai kehilangan jati dirinya, menjadi lebih dan lebih tergantung pada Aralie-seperti seekor anjing yang hanya tahu untuk mencintai majikannya.
"Kau tidak perlu berbicara, Lana. Cukup duduk manis dan lakukan apa yang aku inginkan. Aku akan memberimu segala yang kau butuhkan... selama kau tetap di sini, dengan aku."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang