Come Back to 17!

Come Back to 17!

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 2, 2025
Jossan tidak pernah bisa memahami anak anaknya sampai kapan pun rasanya sangat sulit. Ya dia orang tua yang buruk, egois dan keras tapi bukankah yang ia lakukan selama ini adalah semata mata untuk kebaikan anaknya? Lalu apakah ia salah jika mendidik nya terlalu keras? Ia hanya ingin memastikan anaknya kelak akan menjadi seperti nya perfect dan tanpa cacat... Namun terkadang Jossan lupa bertanya sebenarnya apa yang di inginkan anaknya? Apa yang sebenernya terjadi di hidup anaknya. Orang tua juga terkadang lalai dalam menjalani perannya sampai dia sadar dan merasakan apa yang anaknya lalui selama ini. Start: Rabu, 2 Juli 2025 End : -
All Rights Reserved
#20
papah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines