Terraciel World: A Rival But Tempting

Terraciel World: A Rival But Tempting

  • WpView
    Membaca 2,343
  • WpVote
    Vote 1,657
  • WpPart
    Bab 15
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Sep 16, 2025
Pertemuan pertama, tangannya disentuh. Kedua, bahunya. Ketiga... sudah keterlaluan. Sebagai seseorang yang membenci sentuhan, Arcelia merasa harga dirinya diinjak-injak oleh Darius-Putra Mahkota dari Kekaisaran Zyn yang terkenal dingin dan kuat. Setiap sentuhan bukan hanya melanggar batas, tapi juga memicu api pertarungan dalam dirinya. Namun ada satu masalah. Dia belum pernah menang sekalipun melawannya. Darius, pewaris darah Dewa Perang, tampaknya menikmati permainan ini. Dengan senyuman licik dan tatapan tajam, ia terus menantang Arcelia, bukan hanya di medan duel, tapi juga di medan perasaan. ʚღɞ "Aku ingin menggigitmu." Arcelia menggertakkan gigi kesal. Selalu saja, tatapan pemuda di depannya ini membuat Arcelia terprovokasi, dia merasakan tangannya gatal ingin memukulnya. Sayang sekali, Arcelia tidak bisa mengalahkannya selama beberapa pertarungan mereka. "Kemari," Darius menyeringai, "Sebagai balasannya, aku akan menggigitmu kembali." [4-06-2025] Rank 2 #romancefantasy [10-06-2025] Rank 3 #magic
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#569
femalelead
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [Complete] Fate in Chains
  • Crimson Veil
  • Twinblossom
  • FUCHSIA" : After Becoming a Lady [ON-GO]
  • Free Lady : Alternis Time
  • Book II: The Arcanum of Aalisha [END]
  • The Blood of Rosenveil
  • Heroin Of Emores 【END - TERBIT】
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • I'm a Villain in My Own Game?

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan