Jadi, kemana aku harus pulang?

Jadi, kemana aku harus pulang?

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, may 11, 2025
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Jadi, sebenarnya, apa artinya pulang? Ini adalah kisah tentang perjalanan batin seorang perempuan bernama Aluna Rayasari yang tersesat di antara luka masa lalu, pergolakan emosi, dan pencarian arti rumah yang sesungguhnya. Di usianya yang ke 23 tahun, Aluna hidup dihantui dengan beban yang tak terlihat-bipolar, BPD (Borderline Personality Disorder), dan depresi-yang kerap membelah dunianya menjadi dua: antara ingin pergi dan ingin kembali selama 5 tahun. Ditolak oleh keluarga dan terjebak dalam siklus hubungan yang menyakitkan di masa lalu, membuat Aluna memutuskan untuk melakukan perjalanan tanpa arah, berharap jalanan dan orang asing bisa memberi jawaban yang tidak ia temukan di tempat yang dulu ia sebut rumah. Sebuah cerita yang jujur, rapuh, namun penuh harapan-tentang kemungkinan untuk sembuh, pencarian, dan kehilangan
Todos los derechos reservados
#146
depresi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Jalan Pulang
  • ALUNA
  • Far From Home [TERBIT]
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Shorts Story
  • ARIANA ( Lengkap )
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • BROKEN : The secret of life
  • About Naskala [on going]

Aruna lahir di tengah keluarga yang penuh luka, di mana cinta terasa seperti kewajiban, dan rumah menjadi tempat paling sunyi untuk menangis. Dari ayah yang keras, diamnya ibu, bayang-bayang kakak sampai kehilangan yang tak sempat dimengerti... Aruna tumbuh dalam ketakutan, menyimpan trauma dalam diam, dan menyulam harapan lewat kata. Tapi hidup tak selamanya gelap. Dalam sunyi yang ia akrabi, perlahan tumbuh keberanian. Dari menulis puisi di kamar sempitnya, bertemu dengan seorang psikolog yang mendengar tanpa menghakimi, hingga akhirnya menemukan tempat baru untuk bernapas: tulisan. Ini bukan kisah tentang perempuan yang ingin diselamatkan, tapi tentang perempuan yang menyelamatkan dirinya sendiri. Karena luka tak harus hilang untuk bisa tumbuh. Kadang, luka justru menjadi akar dari kekuatan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido