Meraba retak

Meraba retak

  • WpView
    MGA BUMASA 4
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Jul 16, 2025
WpInfo
NON-FICTION
Tagslife
Memulai cerita adalah salah satu hal yang menyulitkan, karna setiap hari merupakan awal dari sebuah cerita baru, ingin ku ceritakan dulu kala saat aku begitu labil dalam mengambil keputusan dan juga begitu mudah dalam menyerah atas apa yang dari awal ku tetapkan sendiri, namun rasanya terlalu jauh ku ceritakan dari sana karna hingga kini pun 1000 lembar halaman terasa tidak cukup tuk ceritakan separuh atau bahkan yang lebih kecil dari itu tentang hidup yang telah ku lalui dan pelajari. Begitu lama aku hanya berfikir tentang bagaimana aku mulai bercerita dan dari mana agaknya kisah ini bisa di mulai, hanya berfikir dan merenung, namun kini ku mantapkan lagi hati, akal serta gerak kedua jempol ku untuk selaras dalam mewujudkan apa yang selama ini sebenarnya sangat ingin ku lakukan, menulis semua kisah, cerita, dan pengalaman hidup yang hingga kini ku jalani, tak peduli dengan siapa yang akhirnya akan ikut mengkonsumsi tulisan tulisan ku ini. Tidak perlu di perpanjang lagi, sekarang pada malam, hari, tanggal, dan tahun ini ku tetapkan bahwa aku akan menulisnya.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Embun Pagi
  • Breathe
  • Rapuh
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Caca
  • Cinta untuk Senja.
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman