Too Loved To Grow Up (MARK JUNG) 𝐄𝐍𝐃
mark jung bukan anak kecil lagi - setidaknya secara umur.
tapi di rumah keluarga jung, dia tetap jadi bayi kesayangan semua orang.
di usia 19 tahun, mark masih suka ngedot, minta dielus-elus sebelum tidur, dan gampang nangis kalau dijahilin.
yang paling bikin seluruh keluarga jung gemas, mark itu cadel.
setiap huruf r diucapkannya jadi l, jadi tiap kali dia ngomong selalu terdengar lucu dan menggemaskan.
"jeno, jangan kejall malk!" atau "mommy, malk lapall~" selalu berhasil bikin rumah itu penuh tawa dan senyum.
buat daddy dan mommy nya, mark adalah harta paling berharga. mereka rela melakukan apa pun asal anak sulungnya bahagia.
sementara dua adiknya, jeno dan sungchan, selalu bersaing diam-diam buat jadi orang yang paling bisa bikin mark senyum - meski ujung-ujungnya mereka malah rebutan siapa yang boleh pat-pat kakaknya malam ini.
di rumah itu, nggak ada kata "dewasa" untuk mark jung.
yang ada cuma tawa kecil, perhatian tanpa batas, dan cinta yang terlalu besar untuk diukur.
"Too Loved to Grow Up" adalah kisah hangat tentang keluarga jung, dan tentang seorang anak sulung yang tidak ingin berhenti dimanja - karena bagi mereka, mark akan selalu jadi bayi kecil kesayangan.
---
SHORT STORY!!