KODE AMNESIA

KODE AMNESIA

Season 2 of 2
  • WpView
    Reads 1,061
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 25, 2026
WpInfo
Fanfic
TREASURE
Bisakah kau hidup nyaman tanpa ingatan? Bisakah kau bertahan dengan kenangan menyakitkan? Bisakah ... kau memilih? Hidup nyaman tanpa ingatan atau tahu siapa dirimu namun menderita? Itulah yang Jishan rasakan, kehidupannya sempurna. Dambaan semua anak ... Yang ingin bermimpi. Tapi ada lubang kosong di hati. Dan untuk mengisinya ... perlu air mata, darah, bahkan kemanusiaan. Maukah kau menjadi penonton? Menjadi sosok abu-abu, tidak jahat juga tidak baik. Tidak bisa membantu hanya bisa memperhatikan. 📌 Update setiap hari Rabu dan Sabtu. Pukul 19.00-20.00 WITA Cerita ini hanya untuk dibaca bukan diplagiat :)
All Rights Reserved
#562
ingatan
WpChevronRight
Series

KODE MIMPI

  • SAYAP-SAYAP PATAH
    Season 1
    45 parts
  • Season 2
    37 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines