Story cover for DOSA DIAM by QueenCherryBee
DOSA DIAM
  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 09, 2025
Di balik pagar tinggi dan lantunan ayat yang terus mengalun, ada tempat yang tampak damai. Setiap hari diatur oleh jadwal yang sama, suara azan yang memanggil, dan wajah-wajah yang seolah tenang. Tapi ketenangan tak selalu berarti aman.

Beberapa datang ke tempat itu untuk mencari ilmu, sebagian untuk mencari arah. Namun ada yang datang membawa beban yang tak kasat mata, beban yang tak bisa ditinggal di luar gerbang. Di dalam kamar-kamar sempit dan lorong-lorong yang tak pernah benar-benar sepi, sesuatu mengintai. Bukan sosok. Tapi perasaan. Tekanan. Dendam. Dan rasa bersalah yang tak pernah padam.

Apa yang terjadi di masa lalu seolah terkubur rapi. Tidak ada yang berani membicarakannya, apalagi menanyakan. Tapi diam tidak pernah benar-benar memadamkan kebenaran. Ia hanya menundanya... sampai waktunya tiba untuk muncul dalam bentuk yang tak terduga.
Dan ketika suara-suara samar mulai terdengar saat malam tiba, ketika tatapan menjadi dingin dan doa-doa terasa hampa-seseorang tahu bahwa tempat itu tidak lagi menjadi tempat berlindung. Tapi medan perang yang sunyinya bisa membunuh siapa saja yang memilih tetap diam.
All Rights Reserved
Sign up to add DOSA DIAM to your library and receive updates
or
#307psikologis
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Ada Apa Dengan Waktu ? cover
Behind the Silence cover
APARTMENT 127 [SUDAH TERBIT - PREORDER DIBUKA] cover
REQUIEM: Where Shadows Bloom [ON GOING] cover
Guy Next Door [Sunoo] | Completed ✓ cover
ACADEMY: HEAVEN & EARTH cover
Paragon of Noctis Mirage  cover

Ada Apa Dengan Waktu ?

12 parts Complete

Apa jadinya jika kau dan teman temanmu yang sudah lama bubar kembali bersama lagi seperti apa yang diharapkan tapi dengan waktu yang tidak sesuai keinginan?. Kembali ke masa SMA dan saling melempar tawa. Seperti apa yang mereka alami. Tapi rupanya, kehadiran mereka disana lagi itu untuk meluruskan takdir dengan teka teki atas apa yang seharusnya tidak terjadi. Perlahan, waktu semakin kacau dan sulit dimengerti. Mengantarkan mereka ke tengah gelapnya hutan malam untuk menemukan siapa diantara mereka yang seharusnya mati. _____________________ "Enggak! Kelas ini, kita... Bareng-bareng lagi... Kok bisa?" "Gue juga pengen punya masa depan kayak kalian!" "Lo ada yang aneh gak sama hari ini?" "Gue mau denger musik dulu sebelum iblis itu jemput gue." ___________________ Cerita singkat bisa tamat sekali baca. Murni karya sendiri. Happy reading!