We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ya Rabb Beri Kami Hidayah-Mu

Ya Rabb Beri Kami Hidayah-Mu

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini berawal dari Oamra yang memilih melanjutkan kuliah di kota tempat tinggalnya setelah beberapa kali gagal masuk Universitas impiannya dan kembali bangkit untuk mencapai impian di tempat lain bertemu dengan orang-orang yang akan menjadi teman dan sahabat. Tentunya semua orang yang masih remaja pasti akan mendapatkan ujian cinta, rasa suka ataupun kagum dengan lawan jenis. Termasuk Oamra yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini, bertemu dengan orang-orang yang memberikan banyak pelajaran dalam hidupnya, baik dalam percintaan maupun pertemanan. Tak bisa kita pungkiri, semua orang pasti pernah ada pada fase menyukai seseorang, ada yang bisa mengendalikan hawa nafsunya dan ada juga yang dikalahkan oleh hawa nafsunya, hingga terjerumus pada lembah kemaksiatan. Namun ketika Allah memberikan hidayah pada seseorang maka akan selalu ada orang, teman ataupun sahabat yang akan tetap merangkul dan menggengam untuk kembali hijrah. Novel by Angnging
All Rights Reserved
#55
istiqomah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Love of eternity
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Merindukan mu dalam diam [Revisi]
  • SHEIRAZ PLAN ✓
  • Journey Of My Life
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Untuk Lorraine dari Jihad
  • Pangeran Senja
  • Friendzone

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines