A Letter to Heaven

A Letter to Heaven

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 14, 2025
Aku masih ingat betul kejadian waktu itu. Kau yang nampaknya ingin mengatakan sesuatu. Tak mungkin kutanya padamu "Apa yang ingin kau katakan waktu itu?" Telingaku berdenging, hingga aku tidak bisa mengenali teriakanku sendiri. Aku masih ingat tubuhmu yang lunglai tak berdaya itu. Tak ada detak jantung, tak ada napas, padahal hangat pelukanmu masih sama. Aku tidak mengerti kenapa kau berkorban nyawa untukku. Apa yang membuatmu malah melompat ke arahku dan menggunakan tubuhmu sendiri sebagai perisai?
All Rights Reserved
#62
terlambat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Cahaya Dirimu
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • AKARA (GxG) (COMPLETED)
  • Misunderstand
  • flashback~
  • You're Here, But Not For Me
  • Beautiful & Broken
  • Serenade ( vkook / Brothership )
  • PENGECUT EGOIS -gxg-

[Mohon baca deskripsi sampai habis] Sebuah fiksi yang terinspirasi dari kisah nyata° -- Sebuah cerita yang pastinya terasumsi sebagai "drama", 'berlebihan', 'dibuat-buat' kupastikan terlontar dalam otak, mulut, bahkan jari kalian. Tapi masih ingatkah kalian? Dunia ini menyimpan banyak cerita, kenangan, bahkan luka yang beragam. Aku tidak bisa mengatakan bahwa aku sangat menderita. Bahwasannya, masih banyak orang-orang yang mengalami peristiwa yang jauh lebih buruk dariku. Aku tidak bisa mengatakan bahwa aku sangat menyedihkan. Bahwasannya, masih banyak orang-orang yang bahkan hampir tidak sempat menikmati napas yang diberikan oleh Tuhan. Aku tidak bisa mengatakan bahwa aku sangat terpuruk. Bahwasannya, masih banyak orang-orang yang mempunyai kekurangan yang bahkan membuatnya ingin mengakhiri hidup. Aku juga tidak bisa mengatakan bahwa aku terlalu lemah. Bahwasannya, aku percaya akan anugerah yang Tuhan berikan selalu membuatku kuat. Aku. Kamu. Bahkan kalian. Pasti pernah mendapat luka yang bahkan hampir membunuh jiwamu. Membunuh semua pikiranmu. Membunuh semua kekuatan batin yang kamu pertahankan mati-matian. Tundukan wajahmu. Genggam tanganmu tepat didepan dadamu. Mulailah bercerita. Entah dengan menangis, terisak, berteriak, lakukanlah. Berceritalah pada Tuhan atas semua yang mengganggu jiwa dan pikiranmu atau bahkan batinmu. Dan percayalah, Tuhan tidak pernah tertidur. Semua ini akan aku rangkum. Dalam satu cerita. "EGLANTINE" From 2013 #100 najaemin 8/1/19 #1 xiaodejun 12/1/19 --- [Bahasa] Bahasa semi baku. Part 1-3 akan sangat membosankan. Jika berkenan, silakan langsung saja skip ke part selanjutnya jika kalian tidak akan bingung. ° By ©vanillabluez

More details
WpActionLinkContent Guidelines