Goodnight, Overthinking!

Goodnight, Overthinking!

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 9, 2025
Bagaimana jika kukatakan bahwa ada satu fakta yang tidak akan terbantahkan: "Kita tidak akan pernah bisa menghentikan overthinking." Tugas utama otak manusia adalah memastikan agar tetap hidup. Saat dihadapkan dengan suatu masalah, ia akan berusaha mencari jalan keluar dan hanya akan berhenti setelah dinyatakan aman. Sayangnya, dunia bukan tempat yang aman untuk sembunyi dari masalah. Terlebih manusia sangat terobsesi untuk memiliki kendali. Sehingga segalanya harus sesuai dengan keinginannya. Sementara dunia akan tidak selalu berpihak padanya. Di sisi lain, dalam sehari, manusia menghasilkan sekitar 70.000 pikiran. Namun, dari sekian banyak pikiran yang dihasilkan, hanya 20.000 pikiran saja yang positif. Dalam buku ini, alih-alih meminta kamu untuk melakukan sesuatu yang mustahil, aku akan mengajak kamu untuk memahami overthinking lebih dalam. Mulai dari mengenal suara dalam kepala, bagaimana mereka bisa hidup dalam kepala kita, cara berteman dengannya, dan sederet kisah yang dijamin relatable dengan apa yang kamu alami.
All Rights Reserved
#117
self-improvement
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Coretan Sera (HIATUS)
  • Diary Si OCD Kucel -- OCD kok kusem? [COMPLETE]
  • Titik Hitam Dalam Nurani [END]
  • UNREQUITED LOVE
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening
  • It's Okay, Kamu Normal !

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines