Behind The Door I Never Knocked On

Behind The Door I Never Knocked On

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 7, 2025
"a journey not planned, a future beyond expectations" Avi bukan siswi paling menonjol di sekolahnya. Ia tak punya segudang prestasi, tak ikut les bimbel seperti teman-temannya, dan lahir dari keluarga yang sedang berjuang secara ekonomi. Tapi hidup ternyata tak selalu tentang strategi dan perhitungan-kadang keberuntunganlah yang datang lebih dulu. Dari mimpi kuliah di luar negeri yang terasa mustahil, hingga keputusan iseng membantu teman justru membuka jalan ke universitas yang tak pernah ia incar, kisah ini penuh dengan momen-momen tak terduga yang menyelamatkan langkahnya satu per satu. Di balik pintu yang tak pernah ia ketuk, justru terbuka peluang yang mengubah segalanya.
All Rights Reserved
#740
truestory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dialektiva
  • MY LIFE AFTER GRADUATION
  • Gak Akan Bisa
  • Kosan Cat Biru || BOYNEXTDOOR
  • Perjalanan Ke Masa Lalu
  • Love Letters [END]
  • Tuan Kadal di Luar Jendela ✓
  • Di ANTARA MIMPI DAN RESTU

Ini cerita tentang Tiva dan kejenuhannya terhadap tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampusnya--terutama di kelasnya. Tipe mahasiswa yang caper sama dosen, yang menggadaikan ungkapan agen of change sebagai alasan bolos kuliah, yang menyumpal telinganya dengan headset saat kuliah berlangsung, atau yang hanya bengong dan baca komik atau novel saat diskusi. Lalu Tiva sendiri masuk ke tipe mahasiswa yang mana? Dia tidak masuk di salah satunya. Dia membentuk tipe mahasiswa tersendiri--yang beranggotakan Tiva seorang. Tiva yang malas ikut diskusi "kacangan" di kelasnya, yang bukan mahasiswa berprestasi, yang tidak ikut BEM atau himpunan yang dielu-elukan sebagai media mahasiswa bisa mendapat banyak pengalaman, yang tidak pernah ikut riset atau penelitian juga. Tiva memang terkesan cuek dan apatis, tetapi ia selalu ada di garda terdepan dalam peka terhadap lingkungan sekitar. Juga, ia bisa menyelesaikan masalah hanya dengan kata-katanya. Dan saat dia berdialektika, semua tipe mahasiswa hanya bisa terdiam dan berdecak kagum dalam hatinya. Efek dari dialektika yang dilontarkan oleh Tiva (re: dialektiva) memberikan pengaruh besar setidaknya kepada tiga orang; Adiran Kiluan sebagai mahasiswa berprestasi yang tidak ingin spotlight miliknya ini berpindah kepada Sativa, Bumi Barameru sebagai "pejuang keadilan" yang merasa bahwa ucapan dan intuisi Tiva membuatnya menjadi manusia seutuhnya, juga Mizi yang sadar bahwa ia lebih dari sekadar "biasa". Baik Adiran, Bumi, dan Mizi pada akhirnya sama-sama mengorbit pada lintasan yang tidak pernah Tiva ciptakan. Ketiga laki-laki itu merasa berkonstelasi dengan Tiva dan merasa membutuhkannya. Tapi masalahnya, Tiva adalah seseorang yang kompleks dan sulit diterka. Akankah Adiran, Bumi, dan Mizi mampu mengorbit--bahkan melebur--bersama Tiva?

More details
WpActionLinkContent Guidelines