Kita Tanpa Nama

Kita Tanpa Nama

  • WpView
    MGA BUMASA 17
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, May 12, 2025
Jadi, kenapa cerita ini harus dimulai kalau pada akhirnya selesai? Terimakasih ya sudah meluangkan waktu untuk hadir dalam hidupku. Mengenalmu memang bukan bagian dari rencanaku saat itu. Aku senang bisa mengenalmu, walaupun hanya sesaat. I never hate u, terlepas dari kisah kita yang kini sudah masing-masing, aku akan selalu mengingat kamu sebagai orang baik yang pernah merangkai cerita di hari-hariku. Terimakasih sudah menjadi orang baik untukku dan maaf untuk aku dan kamu yang tak sempat menjadi kita. Berkelana lah sesuai keinginanmu dan kejar impian yang pernah kamu ceritakan disetiap malamnya, i'm pray for u. - Dira Almeira Nayla
All Rights Reserved
#60
dira
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • ZAWIL
  • Resiko
  • Broken ?
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Love Or Hate(End)
  • SENANDIKA [ON GOING]
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Alur Kehidupan [REVISI]
ZAWIL

Zawil Arzendra adalah remaja cerdas yang menyimpan banyak misteri. Sebagai pewaris perusahaan terbesar di Jakarta, hidupnya telah digariskan-meneruskan kerajaan bisnis sang ayah. Tapi di balik semua itu, Zawil menyimpan mimpi yang tak pernah didukung siapa pun... bahkan oleh orang tuanya sendiri. Sementara itu, Azura Xaviera, sahabat masa kecilnya, tumbuh menjadi gadis ambisius yang terlihat percaya diri dan berani mengambil risiko. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik senyum dan prestasinya, Azura hidup dalam bayang-bayang kakak-kakaknya. Ia terus dibandingkan, dituntut, bahkan tak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Zawil dan Azura saling memahami-dua jiwa yang terluka, saling menjadi tempat bernaung. Tapi waktu dan takdir memisahkan mereka. Zawil harus memilih warisan keluarganya, dan Azura harus bertahan seorang diri dalam dinginnya ekspektasi. Kini, mereka kembali dipertemukan di bangku SMA. Rasa yang dulu pernah tumbuh masih tersisa, namun luka lama dan ambisi pribadi menghalangi segalanya. Dalam pusaran cinta, impian, dan luka keluarga... mampukah mereka melawan takdir? Atau harus kembali merelakan segalanya?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman