Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
SIONS HIGH SCHOOL: Arena Pertarungan

SIONS HIGH SCHOOL: Arena Pertarungan

  • WpView
    LECTURES 16
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mai 13, 2025
WpInfo
Fiction
Mystère
𝕾𝖎𝖔𝖓𝖘 Persaingan ketat antara siswa-siswi untuk meraih peringkat atas berubah menjadi pertarungan brutal dan mematikan. Mereka rela melakukan segala cara, bahkan tindakan ekstrim dan berbahaya, demi mencapai tujuan. Dengan aksi sabotase, pengkhianatan, dan kekerasan yang mengerikan, membuat suasana sekolah di penuhi ketegangan dan ketakutan. Sementara siswa-siswi lainnya hidup dalam bayang-bayang teror dan intimidasi. Setiap langkah yang diambil dapat berujung pada kematian, dan tidak ada yang aman dari ancaman kekerasan. Sekolah menjadi tempat yang mengerikan, di mana ambisi dan keinginan untuk menang menjadi lebih penting daripada kehidupan dan keselamatan diri sendiri.
Tous Droits Réservés
#15
penghiatan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • Mystro {On Going}
  • Queen of High School
  • SCHOOL UNFEAR
  • Who is She? [END]
  • [Revenge] Confidential 2 (END)
  • Bleak Oath [END]
  • Mine, Even If It Hurts

Bercerita tentang kehidupan seorang anak dari keluarga blasteran Jerman-Tionghoa yang miskin, ia memiliki cara pandang yang berbeda terhadap dunia sejak dirinya masih kecil, tepatnya di bangku Sekolah Dasar. Di bangku dasar, ia menghadapi kenyataan pahit tentang lingkungan sekitarnya, yaitu pengucilan dan perundungan. Di lingkungan rumah, keluarganya mengalami pengucilan oleh warga sekitar karena diri mereka yang berbeda. Di sekolah pun juga, teman-teman di sekitarnya termasuk dirinya banyak yang mengalami perundungan oleh para siswa nakal. Setelah melalui lamanya masa penindasan sedari kelas 1 SD, akhirnya dirinya mulai bertindak serius untuk mengadakan perlawanan terhadap para perundung itu. Ia pun mempersatukan semua temannya yang tertindas untuk melawan perundungan di sekolah itu dan menunjukkan bahwa minoritas bukanlah suatu kekurangan. Ia ingin menunjukkan bahwa menjadi minoritas bukan berarti mereka lemah. Namun, cara yang digunakan anak itu sangat ekstrem. Karena memang dirinya mempunyai pandangan yang berbeda dengan orang lain. Dari situlah dirinya mulai berkembang menjadi apa yang ada pada dirinya sendiri, tetapi hal itu jugalah yang merupakan gangguan yang dimilikinya... Melampaui batasan-batasan moral, dirinya mengalami konflik emosional yang dilematis. Cara yang baik dan jahat. Manakah jalan yang ia pilih?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu