We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ultah
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 11, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Merayakan dan meratukan diri sendiri itu sangat perlu sebagai bentuk apresiasi pada diri sendiri karena kita sudah bekerja keras selama in. Terimaksih sudah berjuang dan bertahan dari semua situasi dan kondisi yang ada
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • Kita yang satu
  • GADIS SALAH JALAN
  • RAIH IMPIAN DI NEGERI SENDIRI
  • Bagaikan Air Wudhu
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • Our Letter[END✓]
  • LINGORM || NEW LIGHT
  • The Regrets || Hyunho
  • Thank You ( Kim Taehyung ).

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines