Story cover for The stranger (MARKMIN) by grumpycaa
The stranger (MARKMIN)
  • WpView
    Membaca 171
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 171
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 1
Lengkap, Awal publikasi Mei 10, 2025
Dewasa
Harusnya malam ini akan menjadi malam yang menyenangkan bagi seorang Jaemin Prana Kusuma, pasalnya lelaki manis ini baru saja mendapat promosi jabatan setelah 6 tahun lamanya menjadi kepala departemen, kini naik jabatan menjadi manager. Sebuah langkah yang baik pikirnya, tapi semua ini menjadi petaka saat ada seorang strangers yang tiba-tiba duduk di sampingnya dan meminta hal yang tidak senonoh padanya.

Sembari menunggu dua sahabatnya, Jaemin memilih duduk di depan bartender yang sedang meracik minuman. Jaemin meminta segelas cocktail, saat sedang teduhnya menikmati minumannya, dia dikejutkan dengan datangnya satu pria yang putus asa minta ditemani malamnya. Ini orang pasti sudah mabuk, soalnya ucapannya tak masuk akal sekali.

"Mau bantuin gue gak?" pria itu menepuk keras pahanya sampai membuat Jaemin hampir menumpahkan cocktailnya.

"Hah? do we even know each other, gue permisi dulu."

"Gue ngga sengaja minum wine temen gue, and it's a stimulant." Jaemin tak bisa berkata-kata, dia tetap berusaha ingin pergi dari hadapan pria ini, malah tangannya dicekal erat.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan The stranger (MARKMIN) ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
It's Always Been You✔️  oleh WinterAurora00
44 bab Lengkap
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
He is My Omega (JAEMIN HAREEM) END cover
P E K A || Jaemin✓ cover
Ramadhan With Barudak cover
That's Us  cover
friendzone || jaemnnie cover
I'm Crazy For You🔞(Markhyuck🔞) -END- cover
Dream Mine (Selesai) cover
Lolypop Boy🍭 ||Winwin (HIATUS Bentar) cover
Friend?|| Nahyuck cover
It's Always Been You✔️  cover

He is My Omega (JAEMIN HAREEM) END

55 bab Lengkap Dewasa

Dengan wajah memerah Na Jaemin duduk meringkuk di ruang ganti. Celana dalamnya sudah basah. Kejantanannya terasa sakit akibat mengeras di balik celana jeans ketatnya. Ia memejamkan matanya erat-erat sambil menggigit bibir bawahnya. Keringatnya mulai mengucur deras disertai rasa pusing. Mengapa siklus ini harus datang sekarang ??? "Jaemin ! Kau dimana ? Bar sedang ramai !" Gawat ! itu suara Jeno ! Jika dia melihat aku seperti ini, maka... 'Braaaaakk' "Disini kau rupanya ! Bagaimana kau bisa duduk santai sedangkan..." Celotehan Jeno berhenti. Ia tertegun melihat keadaan kekasihnya. "Jaemin ???" Dengan tubuh gemetaran dan wajah memerah Jaemin mencoba berbicara sebiasa mungkin. "Ba, bantu aku untuk mendapatkan inhibitor..." Sudut bibir Jeno perlahan melengkung. Dengan seringainya ia perlahan mendekat, ia berlutut kemudian mencubit pelan dagu Jaemin. "Apa kau butuh bantuan ?" Jaemin membelalak sebelum memalingkan wajahnya. "Ti, tidak ! Jangan melakukannya disini ! Hanya carikan aku penghambat !!!" Jeno tersenyum sambil membuka ikat pinggangnya. "Aku akan melakukannya dengan cepat. Jadi kita bisa melanjutkan pekerjaan kita..." Jeno langsung menerkam Jaemin, membuka ikat pinggangnya dengan cepat dan langsung menurunkan celananya. "Je... Jeno... Tunggu dulu..."