ENIGMA

ENIGMA

  • WpView
    Reads 11,369
  • WpVote
    Votes 992
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 5, 2025
Tidak ada yang boleh menyakitinya. Tidak ada yang boleh menganggapnya remeh. Bertahun-tahun aku menjaganya, menunggunya, membiarkannya hidup sebagaimana anak-anak seusianya. Memantaunya dari jauh, hanya itu yang bisa aku lakukan demi keselamatannya. Aku merelakan hatiku saat melihatnya menemukan bahagianya pada orang lain. Untukku dia harus bahagia, aku tidak akan pernah mengusiknya hingga waktu yang ditakdirkan untukku benar-benar ada. Tidak ada yang aku sesali menemaninya dari bayangan sejak ia masih sangat kecil hingga saat ini, busur panah yang aku jaga kini siap melesat jauh. Tidak akan aku biarkan siapapun menghalanginya mengudara. -Mr.F
All Rights Reserved
#304
harryvaughan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABOUT YOU! [Harqeel]
  • You're Here, But Not For Me
  • TAKLUK
  • RAINAQEELA HIATUS
  • The Lost Queen
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • It's So Hurtful [END]
  • Faceless Enigma And The Archery

Pertemuan mereka terjadi begitu saja-di antara dedaunan yang bergoyang pelan dan langit yang nyaris tak bersuara. Gadis itu, duduk di atas dahan, sembari tersenyum pada dunia seperti tak ada beban yang benar-benar berat. Sementara dia, lelaki yang tumbuh dalam kerasnya ekspektasi keluarga, hanya ingin sejenak tak terlihat. Siapa sangka, kehadiran gadis ceria itu perlahan mencairkan hatinya yang dingin, menepis segala kewaspadaan yang selama ini ia pertahankan. Ini kisah tentang bagaimana satu tawa bisa menenangkan badai. Tentang seseorang yang datang bukan untuk mengubah dunia-melainkan cukup hadir, dan segalanya terasa lebih ringan. Ini bukan kisah tentang bagaimana aku menyelamatkanmu. Ini tentang bagaimana kamu, perlahan, menyelamatkanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines