HIS PRECIOUS(SLOW UPDATE)

HIS PRECIOUS(SLOW UPDATE)

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 30, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Kisah cinta antara Qa'id Akhtar dan Aliya Sophia. Adakah mereka dapat menjaga dan mempertahankan cinta mereka hingga hujung nyawa mereka? ..... "Precious tahu tak yang precious comel macam itik? Abang lagi suka bila precious merajuk. Nak tahu sebab apa?" -Qa'id Akhtar "Apa sebabnya? Jangan macam macam eh, cubit karang" - Aliya Sophia "Sebab bila precious merajuk, precious punya muncung merajuk tu serupa macam itik. Kalau betul-betul merajuk, kalah itik dibuatnya-...aduhh! aduhh! Sakit laa" - Qa'id Akhtar "Tulaa makannya, cakap orang serupa macam itik lagikan...cubit laa makannya. Tak nak kawan abang" - Aliya Sophia START : 11 MEI 2025 END : - Habis exam, insyallah kita up 2 bab serentak...story ni insyallah hanya ada 10 ataupun 15 bab sahaja..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cold Shoulder
  • Jangan Berpaling Dariku
  • Giniro Hikousen
  • [C] LECTURER ITU SUAMI AKU!
  • 1/3 percaya x tidak cinta
  • Siluet Hati [C]
  • Sunset
  • COMPLICATED [On Editing]
  • Rana Bersandar Senja (HIATUS)

Cantik, classy, dan angkuh. Tiga kata yang tepat untuk menggambarkan gadis yang bahkan umurnya belum mencapai seperempat abad itu. ~ Ia sebenarnya tidak mengetahui banyak tentang gadis di hadapannya ini. Ia hanya tau sekilas dari Soojung, itupun ia tidak terlalu memperhatikan apa yang gadis itu katakan. Kini, saat ia sudah berada di hadapan sang putri angkuh, ia harus mengakui bahwa keduanya memang sangat mirip. Secara fisik. Tidak dengan raut keduanya. Soojung mampu mengekspresikan apa yang ia rasakan dengan baik. Mungkin itu salah satu penyebab ia bisa menjadi seorang aktris. Tetapi gadis ini begitu hening, matanya tidak menyorotkan perasaan apapun. ~ "Apa kau bersedia?" "Ya, aku bersedia." ~ "Kita tidak saling memiliki bahkan sejak awal ini dimulai." "Maksudmu?" "Kau hanya membuatnya rumit."

More details
WpActionLinkContent Guidelines