Retak
  • WpView
    LECTURES 264
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Chapitres 37
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juin 14, 2025
Mereka bertiga,Ruka,Alina,dan Dinaya.Tiga jiwa yang menyatu sejak pertama kali takdir mempertemukan mereka di bawah langit sekolah yang sama. Tawa mereka mudah ditemui di sudut kantin, pelukan mereka hangat saat dunia terasa kejam, dan rahasia mereka tertanam dalam-dalam, seolah tak akan pernah menjadi duri. Namun waktu terus berjalan, dan manusia tumbuh bersama keinginan masing-masing. Yang dulu saling mendengar, kini saling bersuara untuk didengar. Yang dulu saling merangkul luka, kini saling menusuk dengan diam. Tanpa sadar, ego tumbuh di sela-sela kedekatan-perlahan, tapi pasti. Rasa tak dihargai, keinginan untuk dimengerti, dan ambisi yang tak sejalan... membuat tali persahabatan itu mulai menegang. Apakah perpecahan ini hanya badai sementara, atau memang mereka sudah tak lagi berjalan di arah yang sama?
Tous Droits Réservés
#133
romanca
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Adi, Una dan Arya (Komplotan Pejuang Nilai)
  • A Twist Of Fate
  • Bahasa Sansekerta (Selesai)
  • Diary Depresiku
  • Paradise
  • To Heal
  • Dewa Keberuntungan [End]
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu