Story cover for An Exception by Quillsyne
An Exception
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published May 11, 2025
"Kai, Lula boleh minta sesuatu?"

Di bawah terpaan rembulan, kedua bola mata cantik milik seorang gadis berbinar tulus. Siapa yang dapat lebih jatuh cinta padanya selain Kaivandra? Tatapan mereka akan selalu bertemu dalam harapan dan keyakinan. 

"Selagi aku bisa, pasti aku kasih untuk kamu, La. Apa itu?"

"Jangan pergi, ya. Alula sayang banget sama Kai. Boleh?"

Lelaki manis dengan aroma selembut malam itu tersenyum teduh, yang lagi-lagi membuat Alula jatuh cinta tanpa henti. "Aku emang dikelilingi orang-orang yang suka pergi menghilang, La. Aku juga lakuin hal yang sama sekarang, berani pergi dari bayang-bayang mereka. But you're an exception, Alula. If you leave, I will stay here. I will not dare to leave."
All Rights Reserved
Sign up to add An Exception to your library and receive updates
or
#247secret
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Keano cover
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover
Elegi Rasa : Pergi cover
Adinda cover
Pal In Love cover
You're My Sunshine cover
Behind Bullying [END] cover
Coldgirl And Badboy [Completed] cover
Essentialy Love (SELESAI) cover
Hidden Feelings cover

Keano

20 parts Complete

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?