Story cover for Lights, Camera, War! by langkahtakterlihat
Lights, Camera, War!
  • WpView
    LECTURAS 8,189
  • WpVote
    Votos 639
  • WpPart
    Partes 18
  • WpView
    LECTURAS 8,189
  • WpVote
    Votos 639
  • WpPart
    Partes 18
Continúa, Has publicado may 12, 2025
Engfa Waraha, sutradara muda berbakat yang baru pulang dari luar negeri, dipercaya menggarap serial drama kolosal terbesar tahun ini. 

Masalahnya? Pemeran utamanya adalah Charlotte Austin. Aktris yang pernah "membunuh" proyek Engfa dulu dengan menolak ikut syuting karena katanya naskahnya jelek. 

Ketika mereka dipertemukan untuk kerja bareng, perang dingin dimulai. Baku sindir, sabotase halus, adu ego. Tapi di balik konflik konyol mereka, perlahan-lahan muncul sesuatu yang jauh lebih rumit.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Lights, Camera, War! a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#30engfawaraha
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
CRIMINAL MINDS : THE BEGINNING de lillaphams
4 partes Continúa
THE CRIMINAL MINDS: THE BEGINNING Genre: Psychological Crime Thriller | Action | Mystery Tema Musim: "Semua pola punya awal. Semua awal menyimpan luka." ── ── ── ── ── ── ── ── SINOPSIS: Sebuah tim rahasia dibentuk dalam senyap: KODE, unit investigasi elite berisi para ahli dengan masa lalu kelam dan keahlian tak lazim. Di bawah kepemimpinan Radley Anggara Valen, mantan agen senior yang menyimpan trauma kehilangan rekan, mereka ditugaskan untuk membongkar serangkaian kasus pembunuhan brutal yang ditandai simbol aneh-kasus yang tidak bisa diselesaikan oleh divisi manapun. Dalam tim ini, hadir Seraphine Nayaka Amara, profiler jenius dengan intuisi tajam namun jiwa yang dihantui masa lalu. Bersama Parker Wiratama Elric, mantan hacker underground yang lebih nyaman bicara dengan kode ketimbang manusia, dan Nindya Alara Cahyaning, agen undercover dengan kemampuan penyamaran dan observasi luar biasa, mereka menyusuri jejak kejahatan yang saling terhubung satu demi satu. Menambah kekuatan di lapangan adalah Mason Bagas Pranadipa, agen tempur dengan insting bertahan hidup tinggi dan kecerdikan taktis dalam tekanan ekstrem. Dan Jarel Mahesa Alvendra, rekan lapangan yang tajam, cepat tanggap, dan memiliki kepekaan sosial yang tak biasa-sering menjadi penyeimbang dalam tim yang penuh ketegangan. Namun ketika pola yang mereka kejar mulai membentuk wajah baru-sosok bayangan bernama Echo, ancaman tak kasat mata yang tahu terlalu banyak-perburuan berubah menjadi perang psikologis. Satu demi satu rahasia lama terbongkar, menguji kepercayaan, integritas, dan loyalitas di antara mereka. Sementara teka-teki semakin dalam, tim ini dipaksa memilih: tetap percaya satu sama lain atau jatuh ke dalam jebakan musuh yang mengendalikan mereka sejak awal. Karena terkadang... musuh terbesar bukan orang asing. Tapi masa lalu yang belum selesai.
Thorns of Betrayal  de Annmonkeys
47 partes Continúa
#Obsession: Between Love, Hate, and Revenge #Bukan Cerita Transmigrasi #Terinspirasi dari Cry, Or Better Yet, Beg "Aku tidak butuh cintamu, Elyas. Yang kubutuhkan hanyalah melihatmu hancur... persis seperti kau menghancurkanku." Pertunangan Claudine Sullivan dan Elyas Salvadore seharusnya menjadi ikatan sempurna antara dua keluarga paling berkuasa. Segalanya sudah diatur. Tertulis rapi. Tak ada celah untuk kesalahan... sampai Claudine menemukan pengkhianatan itu. Seorang maid. Gadis rendahan bernama Amelie Wigan. Lucu, bukan? Ketika pria yang digadang-gadang akan menjadi suami ideal justru memilih seseorang yang seharusnya tidak pernah masuk dalam hitungan. Penghinaan itu membakar. Pengkhianatan itu menumbuhkan luka... dan obsesi. Claudine tahu, dalam permainan kotor ini, cinta tak lagi penting. Yang ada hanya dendam, kekuasaan, dan keinginan untuk tak terkalahkan. Tetapi bagaimana jika kebencian yang dibesarkannya perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya? Bagaimana jika dalam kehancuran yang ia rencanakan untuk Elyas, justru menyeret dirinya ke jurang yang lebih dalam? Elyas mencintai Amelie. Terlalu dalam. Terlalu gelap. Amelie mencintai Elyas. Tapi cinta itu... beracun. Sedangkan Claudine hanya ingin bertahan-meski harus melawan seluruh dunia. Namun, cinta, kebencian, dan obsesi... garisnya terlalu tipis. Dan sekali terjatuh, tak ada jalan kembali. "Dalam perang ini, tidak ada yang benar. Lalu siapakah yang akan bertahan pada akhirnya?"
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
CRIMINAL MINDS : THE BEGINNING cover
Thorns of Betrayal  cover
Madame Mafia cover
SENJA DI BALIK PINTU KAYU (ENGLOT) ON GOING cover
ESCAPISM  cover
Velvet Flame (Indonesian Version) cover
Akhir Cerita [E N D] cover
Archenemy Romance cover

CRIMINAL MINDS : THE BEGINNING

4 partes Continúa

THE CRIMINAL MINDS: THE BEGINNING Genre: Psychological Crime Thriller | Action | Mystery Tema Musim: "Semua pola punya awal. Semua awal menyimpan luka." ── ── ── ── ── ── ── ── SINOPSIS: Sebuah tim rahasia dibentuk dalam senyap: KODE, unit investigasi elite berisi para ahli dengan masa lalu kelam dan keahlian tak lazim. Di bawah kepemimpinan Radley Anggara Valen, mantan agen senior yang menyimpan trauma kehilangan rekan, mereka ditugaskan untuk membongkar serangkaian kasus pembunuhan brutal yang ditandai simbol aneh-kasus yang tidak bisa diselesaikan oleh divisi manapun. Dalam tim ini, hadir Seraphine Nayaka Amara, profiler jenius dengan intuisi tajam namun jiwa yang dihantui masa lalu. Bersama Parker Wiratama Elric, mantan hacker underground yang lebih nyaman bicara dengan kode ketimbang manusia, dan Nindya Alara Cahyaning, agen undercover dengan kemampuan penyamaran dan observasi luar biasa, mereka menyusuri jejak kejahatan yang saling terhubung satu demi satu. Menambah kekuatan di lapangan adalah Mason Bagas Pranadipa, agen tempur dengan insting bertahan hidup tinggi dan kecerdikan taktis dalam tekanan ekstrem. Dan Jarel Mahesa Alvendra, rekan lapangan yang tajam, cepat tanggap, dan memiliki kepekaan sosial yang tak biasa-sering menjadi penyeimbang dalam tim yang penuh ketegangan. Namun ketika pola yang mereka kejar mulai membentuk wajah baru-sosok bayangan bernama Echo, ancaman tak kasat mata yang tahu terlalu banyak-perburuan berubah menjadi perang psikologis. Satu demi satu rahasia lama terbongkar, menguji kepercayaan, integritas, dan loyalitas di antara mereka. Sementara teka-teki semakin dalam, tim ini dipaksa memilih: tetap percaya satu sama lain atau jatuh ke dalam jebakan musuh yang mengendalikan mereka sejak awal. Karena terkadang... musuh terbesar bukan orang asing. Tapi masa lalu yang belum selesai.