Hana: Into the Blue

Hana: Into the Blue

  • WpView
    Leituras 12
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mai 15, 2025
Hana memutuskan berhenti dari pekerjaannya demi mengejar karier yang lebih baik. Tapi hidup nggak pernah sesederhana itu. Tekanan dari keluarga membuatnya harus segera bekerja lagi dan ketika akhirnya ia mendapat pekerjaan baru, justru hubungannya dengan Gio-pacarnya-mulai retak. Di tengah semua kekacauan itu, datang Jason. Atasan yang berbeda dari yang lain dan tanpa Hana sadari, menaruh perhatian lebih padanya. Awalnya terasa indah, seperti jawaban dari semua yang gagal. Tapi hubungan mereka pelan-pelan mengarah ke tempat yang sulit, karena satu hal yang sulit untuk dilawan: perbedaan. Bagi Hana, hubungan itu membuatnya sadar satu hal penting-setara itu bukan soal jabatan atau latar belakang, tapi soal bagaimana kita bisa saling berdiri tanpa merasa lebih rendah atau lebih tinggi. Dan kadang, harus melepaskan yang sebenarnya tulus, demi menghargai diri sendiri.
Todos os Direitos Reservados
#127
kantor
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Dishana (End)
  • The Third Person ✔
  • Adara
  • LUKA [END]
  • Tiga Kanvas (TAMAT)
  • Stolen Before Fallen
  • STELLA (On Going)
  • Inside Me [END]
  • The CEO I Once Loved [ SELESAI ]
  • Secrets and Agreements

Ini tentang Dishana, perempuan yang memiliki nama ambigu sehingga sering menimbulkan kesalahpahaman. Ini juga tentang di sana, dimana yang terlihat tertawa belum tentu bahagia, menangis belum tentu menderita. Dishana, di sana? Terdengar sama, namun memiliki makna berbeda. _________________________________________ "Di sana...." Suara lantang dari lelaki yang berdiri di atas podium itu membuat perempuan yang merasa namanya di panggil mengangkat tangan dengan percaya dirinya. Hening, semua mata tertuju kearahnya. "Kenapa berdiri?" Tanya sang pemanggil nama dengan tatapan heran. "Kakak tadi manggil nama saya?" "Siapa? nggak tuh." "Dishana. Itu nama saya kak." "Di sana." Tekan lelaki itu menunjuk kearah ruangan di bagian itu Utara. "Di sana tempat kalian semua kumpul setelah istirahat nanti." Penjelasan lantang itu membuat seluruh orang berusaha keras menahan tawanya. Wajah Shana memerah menahan malu, berusaha keras ia menampilkan raut biasa. "Dishana." Kakak tingkat itu menatap kearah Shana dengan serius. Merasa kali ini benar dirinya terpanggil, Shana menjawab. "Iya kak?" "Di sana senang, di sini senang dimana-mana hatiku senang." Langkah santai diiringi senandungan keras meluapkan tawa tertahan semua orang di sana. Sial! Bisakah Dishana mengurus akta kelahiran dan kartu keluarga di dukcapil untuk mengubah namanya? __________________________________________

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo