Arah Yang Tak Sama

Arah Yang Tak Sama

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 16, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta, Raka dan Anya bertemu secara tak sengaja di sebuah pameran seni. Raka, seorang fotografer yang mencari makna dalam setiap bidikannya, dan Anya, seorang penulis yang menulis untuk menyembuhkan luka masa lalunya. Pertemuan mereka yang sederhana berkembang menjadi hubungan yang mendalam, penuh dengan diskusi tentang kehidupan, seni, dan spiritualitas. Namun, seiring waktu, perbedaan keyakinan mereka mulai menimbulkan pertanyaan dan keraguan. Mereka mencoba mencari jalan tengah, berdamai dengan perbedaan, dan mempertanyakan apakah cinta saja cukup untuk menyatukan dua jiwa yang memiliki arah spiritual yang berbeda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU?
  • Nada di balik Tembok
  • Cinta Beda Agama
  • Jejak hati di kota Senja
  • with Friend (END)
  • NAKARMA [Revisi]
  • Luka Cinta di Tanah Daeng [END]
  • DISA | broken
  • Surat Dari Gereja Katedral
  • Sunyi tak terlihat

Alya Rahma selalu percaya bahwa cinta tumbuh dari kenyamanan dan kesetiaan. Bersama Damar, tunangannya yang juga sahabat masa kecil, ia menjalani hidup yang tenang dan stabil. Namun, keyakinannya mulai goyah saat ia bertemu Revan Ardianta, seorang fotografer keliling yang datang ke kota kecil mereka untuk pameran seni. Revan, dengan pandangan hidup yang bebas dan penuh kekacauan, menyentuh jiwa Alya yang selama ini terasa kosong. Meskipun Alya sudah bertunangan dengan Damar, perasaan mereka semakin dalam saat sering berbagi cerita tentang hidup dan kehilangan. Dalam kebingungannya, Alya terjebak antara cinta yang tumbuh perlahan bersama Damar dan perasaan yang tiba-tiba membuncah dengan Revan. Namun, ia sadar bahwa hidup tidak sesederhana itu; mencintai seseorang tidak selalu berarti memilikinya. Akhirnya, Alya memilih untuk tidak merusak apa yang telah dibangun bersama Damar, meskipun ia tahu Revan telah mengubah dirinya selamanya. Beberapa tahun kemudian, Alya dan Damar menikah, sementara Revan kembali berkelana. Meskipun mereka tidak saling mencari lagi, ada satu nama yang selalu dikenang di hati mereka, sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tak terlupakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines