We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DOOMCARVED [ON GOING]

DOOMCARVED [ON GOING]

  • WpView
    Reads 260
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 30, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Oh, dengar ini: "Bahkan bayangan pun bisa berdarah." Kedengarannya puitis, bukan? Omong kosong. Di neraka beton yang katanya kota ini, tempat setiap napas adalah komplotan busuk, dia mencoba hidup diam. Mimpi kosong. Senjata-senjata? Terkubur. Nama? Disembunyikan. Hari-hari? Jadi tukang kopi yang melayani kaum medioker. Pathetic. Tapi tentu saja, dunia tidak punya kamus "kesempatan kedua." Masa lalu? Oh, dia datang. Bukan dengan pelukan, tapi dengan rentetan peluru panas yang membangkitkan semua yang coba dia kubur. ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ Namaku Sahara. Atau begitulah sebuah kata yang kupilih untuk diriku sekarang. Tujuannya agar lupa siapa aku dulu, wanita yang terperangkap dalam dunia gelap penuh darah dan pengkhianatan. Dunia sampah yang katanya sudah kutinggalkan, berharap bisa hidup 'tenang'. Hahaha! Jauh dari kebohongan dan pertumpahan darah? Bagus sekali leluconmu, Sahara. Tapi, hidup tidak sesederhana khayalan para pahlawan klise. Masa lalu selalu punya cara paling menjijikkan untuk mengejar. Dan aku? Oh, aku sudah terlalu lelah untuk menghindar. Ini bukan lagi soal memilih. Pilih apa? Hidup atau mati? Bodoh. Ini soal bertahan. Atau mati konyol. Pilihannya memang selalu hanya satu. ✦━━━━━━༺༻━━━━━✦✦━━━━━༺༻━━━━━━✦ 𝙱𝚘𝚛𝚗 𝚒𝚗 𝚝𝚑𝚎 𝚍𝚊𝚛𝚔. 𝚂𝚑𝚊𝚛𝚙𝚎𝚗𝚎𝚍 𝚋𝚢 𝚋𝚎𝚝𝚛𝚊𝚢𝚊𝚕. 𝚂𝚘𝚖𝚎 𝚊𝚛𝚎 𝚖𝚊𝚍𝚎. 𝙾𝚝𝚑𝚎𝚛𝚜 𝚊𝚛𝚎 𝚍𝚘𝚘𝚖𝚎𝚍. 𝙸 𝚠𝚊𝚜 ĐØØMȻȺɌVɆĐ.
All Rights Reserved
#161
pelarian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rakabumi (COMPLETED)
  • SILENTIUM || End✓
  • Dekap Dendam, Rengkuh Lara
  • SAYAP YANG PATAH
  • Aku Kamu & Cakrawala (Completed)
  • Lingering Sadness
  • FOR YOU...
  • Kembar Bukan Kembar

"ketiadaan kisah kita dalam cerita hidupku bukanlah kemauanku, maka kini kujabarkan betapa hebatnya angan masa depan yang kunostalgiakan padamu, dulu." ◈ ━━━━━━━━ ⸙ - ⸙ ━━━━━━━━ ◈ [Jadi kau akan tetap menyukaiku?] Anggukan mantap dari lelaki di samping tak mampu membuat ekspresi serius si gadis memudar. Malah nampak semakin serius dengan tatapan menyelidik. "Apa kau akan melarangku?" Arunika mengedikkan bahu. Bingung mau menjawab apa. "Kalau membuatmu menyukaiku, apa kau akan melarang juga?" Gelengan cepat dan mata terbelalak membuat Raka berdecak sebal. Ia menghela napas gusar, gejolak perih kemudian merembes memenuhi rongga dadanya. "Kenapa?" pertanyaan itu lolos begitu saja. Seperti hatinya sedang berusaha menyampaikan rasa kecewa dari lirihan suara yang terdengar. [Aku bisu.] Lelaki itu menggertak gigi kesal. "Lalu apakah aku harus mengucapkan 'aku tak peduli' dua kali?" [Kau sudah mengatakannya dua kali.] "Arunika!" Raut wajah Raka berubah kesal. Ia menatap datar gadis yang kini kembali tergelak karena ulahnya. dengan Gerakan cepat jemari si gadis mengetik pesan pada layar. [Kamu ganteng. Tapi jika sedang marah, jelek sekali.] »»-------- ★ - ★ --------«« Panggil saja, Arunika. Gadis sederhana pengidap disabilitas fisik. Peralihan dari panti asuhan ke rumah mewah dengan suasana tak bersahabat, menjadikan ekspektasi tentang istana penuh bunga berbalik menjadi tragedi mengerikan yang menikam senyum cerianya. Rakabumi. Begitu kedua orang tua menamainya. Terlahir karena ikatan cinta meski harus berakhir dengan jeritan dan isak tangis sang Ibunda, meminta cerai. Penyesalan atas ketidaksetiaan Pria paruh baya selama bertahun-tahun itu tak mampu mengubah keputusan. Menjadikan ending bahagia yang seharusnya dijanjikan berubah menjadi pilu lara tak berkesudahan. since, 25 Agustus 2022 End, 12 Februari 2025 happy reading^^ Update : Senin

More details
WpActionLinkContent Guidelines