She Loved A Lie

She Loved A Lie

  • WpView
    Reads 3,207
  • WpVote
    Votes 153
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 24, 2026
⚠︎ Content Warning Cerita ini mengandung tema dark romance, obsesi, trauma masa kecil, serta kekerasan emosional. Tindakan posesif dan hubungan tidak sehat digambarkan secara eksplisit untuk kebutuhan alur. Harap bijak sebelum membaca. ✦✧✦ ⊱ ────── ✦ ────── ⊰ ✦✧✦ Rasa sayang, cinta, dan kasih yang Argas berikan ternyata berbanding terbalik dengan gadisnya. Cinta yang membelenggu bukan cinta, itu posesif. Sayang yang mengekang bukan perlindungan, itu pengekangan. Kasih yang membatasi langkah bukan kasih, itu penjara tanpa jeruji. ✦✧✦ ⊱ ────── ✦ ────── ⊰ ✦✧✦ ‧₊˚✦ 𝔀𝓻𝓲𝓽𝓮𝓻 𝓫𝔂 𝓟𝓮𝓻 𝓥𝓸𝓲 ˚₊‧ Start: Senin, 12 Januari 2026 Finish: - UPDATE SETIAP HARI SENIN, KAMIS, SABTU, DAN MINGGU!!
All Rights Reserved
#703
arogan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine, No Exit (END)
  • hindered love || TNF-RIONCAINE || [CERPEN] SEASON 1 TAMAT
  • Rachel's Second Life [End]
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Horibble Woman (END)
  • Kita Pernah Berhenti (Completed)
  • GAMALIÉL
  • Infatuated With Her

Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines