LOVE IS JUST A WORD

LOVE IS JUST A WORD

  • WpView
    LECTURES 95
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 16, 2025
Kadang, cinta hanyalah sebuah kata. Kadang, ia bahkan tak pantas untuk dipercayai. Perkenalkan, aku penulis dari kisah ini. Sebuah kisah tentang Amara Lyra Elisa. Gadis yang tumbuh dalam keluarga terpandang, namun tak pernah benar-benar merasa memiliki tempat untuk pulang. Ia bukan gadis yang dingin-ia hanya terlalu sering kecewa, terlalu banyak kehilangan, hingga akhirnya lupa bagaimana rasanya percaya. Amara pernah merasakan hangatnya dicintai. Pernah tertawa tanpa merasa takut. Pernah jatuh cinta sepenuhnya-pada satu nama yang hingga hari ini masih hidup dalam hatinya: Arka Bhayangkara. Arka bukan laki-laki yang gemar mencari perhatian. Ia tenang, sabar, dan selalu ada ketika dibutuhkan. Bersamanya, dunia terasa lebih lambat. Lebih damai. Ia bukan hanya seseorang, melainkan rumah tempat Amara merasa cukup. Dengan lembut, Arka menggenggam tangan pucat Amara seraya berkata, "Raa, jika kamu butuh apa pun, katakanlah. Jangan hanya diam. Aku di sini, Raa... dan akan selalu di sini." Namun, malam itu datang. Malam yang mengubah segalanya. Arka pergi-tanpa sempat mengucapkan selamat tinggal. Meninggalkan luka yang tak bisa disembuhkan oleh waktu. Sejak saat itu, Amara berhenti percaya pada cinta. Sampai akhirnya, seseorang hadir kembali. Membawa cahaya, membawa tanya. Bisakah hati yang pernah hancur mempercayai cinta lagi? Atau... Cinta memang hanya sebatas kata-tanpa arti, tanpa makna?
Tous Droits Réservés
#156
highschoollove
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Amor Almira
  • Sekali Lagi (End)
  • Almost Us
  • Karena Kamu Rumahnya
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Bara [REVISI]
  • Shadow That Fades

Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu