Zera
  • WpView
    Letture 123
  • WpVote
    Voti 35
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, mar 15, 2026
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Gadis baru selalu jadi sorotan. Tapi tidak semua sorot mata bersahabat." Zera Advania tidak hanya pindah sekolah-dia mencoba melarikan diri dari luka masa lalu dan meraih mimpi yang hampir ia lupakan. Di SMA Garuda Pratama, ia bertemu dunia yang baru: pertemanan yang rumit, cinta yang tak terduga, dan rahasia kelam tentang bullying yang menghantui sekolah. Sebuah kisah perjuangan, luka, dan harapan. Karena mimpi bukan hanya soal masa depan-tapi juga keberanian menghadapi masa lalu. #SHORT STORY
Tutti i diritti riservati
#124
perundungan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti