Cheese Cheydar

Cheese Cheydar

  • WpView
    Reads 699
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Cheesy... kamu beneran mau pindah ke Bandung?" "Iya, Aren... Maaf ya, aku baru kasih tahu sekarang... Soalnya Mama baru bilang kemarin malam," "Aku nggak suka kamu pindah..." gumam Daren. Siapa sangka setelah 11 tahun kemudian, mereka ditemukan kembali oleh semesta alam. Daripada penasaran sama endingnya, langsung baca aja dari awal sampai akhir. Update cover start : 12 Mei 2025 finish : (soon) follow instagram : @wp.chieblushh Ranked #1 Keju [15/05/2025] #1 Berbakat [23/05/2025] #1 Berteman [06/06/2025] #2 Berbakat [19/05/2025] #3 15 [18/06/2025] #4 Chilhood [06/06/2025] #9 Daren [06/06/2025] #9 Hobi [08/06/2025]
All Rights Reserved
#3
berteman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad vs Best
  • Clingy Badboy [End]
  • Imperfect
  • My Lovely Fuckboy
  • Transmigrasi Aira [END]
  • NATLEN
  • RAJENDRA
  • RASKAY : We Are Friend ? You Okay With That ? [END] ✅
  • HI! EX [END]
  • Euphoria ;Selesai [Segera Terbit]

Start : 12 Juli 2016 Finish : Agustus 2017 Rate : 13+ Highest rank #1 Rokok #1 Balapan #2 Cheesy #1 Perubahan *** Kalau hidup hancur dideskripsikan dengan 'brokenhome', maka hidup Diandra tidak hancur. Kalau hidup hancur dideskripsikan dengan 'anggota keluarga yang meninggal', maka hidup Diandra tak hancur. Karena meninggal tidak hanya sesederhana dipanggil Tuhan. Kalau hidup hancur dideskripsikan dengan 'nakal', maka hidup Diandra hancur sehancur-hancurnya. Dan kalau hidup hancur, dideskripsikan dengan patah hati, maka hidup Diandra porak poranda tiada bersisa. Karena patah hati tidak sesederhana diputusi dan nakal tidak sesimpel bergonta-ganti pacar. Hidup Diandra hancur dan sempurna, tergantung dari sisi mana kau melihatnya. *** "Daripada darah lo buang-buang, mending donor. Yang butuh banyak." --Andika Putra Dipankara--

More details
WpActionLinkContent Guidelines