Hidup mandiri selama delapan tahun sebagai yatim piatu, Rubby akhirnya berhasil membangun bisnisnya sendiri: Beauty Nail & Art - salon kuku yang ia rintis sejak masih duduk di bangku SMA. Dengan kerja keras dan bakat yang luar biasa, Rubby mampu menciptakan kehidupan yang nyaman dan mandiri tanpa bantuan siapa pun.
Namun ketenangan itu tak bertahan lama.
Pamannya - satu-satunya keluarga yang tersisa - kembali menghancurkan hidupnya. Setelah menghabiskan seluruh warisan orang tua Rubby, kini pria itu tega menjual nama Rubby kepada rentenir demi melunasi utang dan judi yang ia ciptakan sendiri. Rubby tak pernah menyangka akan kembali berada di posisi rentan seperti dulu: ditinggal, dikhianati, dan kali ini... dijual.
Meski ia memiliki cukup uang untuk melunasi semuanya, Rubby menolak. Baginya, itu bukan tanggung jawabnya. Ia memilih pergi, menjauh dari masalah yang bukan miliknya, dan mencari tempat baru untuk kembali bernapas.
Tak disangka, dalam pelariannya, Rubby justru dipertemukan kembali dengan Rockwell Alexander - mantan kekasih masa SMA yang dulu menghilang tanpa penjelasan. Keduanya terjebak di bawah atap yang sama, dipertemukan oleh keadaan yang tak pernah mereka rencanakan.
Di tengah ancaman yang masih membayang, luka lama yang belum sembuh, dan ketegangan yang perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam, Rubby harus memilih: bertahan sendirian seperti biasa... atau membiarkan seseorang kembali masuk ke dalam hidupnya.
All Rights Reserved