DESULTORY

DESULTORY

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, May 30, 2026
Ini adalah kisah tentang Danadyaksa Alterio, atau yang biasa dikenal Aksa-seorang lelaki yang hidup dengan beban ketidakadilan sejak awal. Hidupnya tak pernah berjalan sesuai rencana. Karena sejak awal, memang tak ada rencana yang disiapkan untuknya. Di setiap persimpangan hidup, hanya ada dua pilihan yang selalu menunggunya. Mengakhiri penderitaan, atau mengakhiri kebahagiaannya sendiri. Dan Aksa, berkali-kali, memilih yang kedua. "Kamu pilih. Mengakhiri penderitaanmu atau mengakhiri kebahagiaanmu?" Ia memilih luka, agar orang lain bisa bernapas sedikit lebih lama. Namun dalam hening Ia bertanya. "Seharusnya bumi tempat manusia tinggal, kan? Lalu mengapa saya ditempatkan di bumi yang tidak menerima hadir saya?" "Aku sayang sama kamu, makanya aku pergi." Sebuah kalimat dari seseorang yang paling Ia cintai-yang tak pernah bisa Ia terima. "Gue benci sama lo, Sa. Lo ngebunuh dunia gue." Ini bukan kisah tentang seseorang yang menyelamatkan dunia. Ini adalah perjalanan Aksa, seorang lelaki yang hanya ingin memahami satu hal : Mengapa dunia selalu menolaknya. Sebuah kisah sederhana tentang seorang pengemis keadilan di dunia yang selalu berpihak pada mereka yang paling keras bersuara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • Trouble Maker
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • ELION (bl)
  • Halo, Kanael!
  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELIAN ✓
  • Target Si Supir

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines