Perawat Tuan Muda Leo

Perawat Tuan Muda Leo

  • WpView
    Leituras 66
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mai 25, 2025
Jangan jiplak atau plagiat atau pun meniru! Jangan lupa ya teman teman untuk follow dan vote di cerita ku ini, jangan lupa meninggalkan komentar seperti saran atau kritik selamat membaca kawan! Sinopsis singkat Beribu ribu air berjatuhan membasahi kota Bandung saat itu ada laki laki yang sedang menaiki mobil menuju mansion nya. "Berapa lama lagi pak? " Suara bariton yang tegas dan mata nya menatap spion kaca sopir dengan tatapan yang tajam. Sopir yang menyetir pun melihat spion nya itu untuk melihat tuan nya di belakang, dia pun terkejut dan dengan sikap gelagapan dia menaikan kecepatan nya. Tiba tiba.... Tinnnnnn!!!!!!!!!! Suara klakson mobil yang sangat keras dan Tiba-tiba suara dentuman keras mengguncang jalanan-ban berdecit, lalu suara besi beradu menghantam udara. "BRAKKK!" Bagaimana kelanjutan nya???? 2025© ChocoMilk2345
Todos os Direitos Reservados
#212
bandung
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bandungku Kini Berbeda [LEE HAECHAN]
  • Pregnant with Rebel Prince
  • UNFORGIVEN [END]
  • Beri Aku Waktu Satu Bulan
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • KILLALFA

Ada sesuatu yang begitu magis tentang Bandung-sebuah kota yang seolah diciptakan untuk menciptakan kisah cinta. Setiap sudutnya memancarkan pesona, setiap jalanannya memeluk siapa saja yang berjalan di atasnya. Bandung bukan hanya kota, tetapi sebuah ruang di mana hati saling bertemu, terhubung, dan jatuh cinta dengan cara yang sederhana, namun begitu dalam. Namun, cinta yang lahir di tengah keindahan tak selalu abadi seperti dongeng. Perlahan, waktu dan jarak menyusup tanpa permisi. Kebiasaan yang dulu terasa begitu akrab kini berubah menjadi kenangan yang mengendap. Tawa yang dulu bergema di sepanjang jalan, perlahan memudar, digantikan oleh keheningan yang menusuk. Sudut-sudut kota yang pernah menjadi saksi kebahagiaan, kini hanya menyimpan bayangan akan sesuatu yang hilang. Ketika raganya melangkah pergi, kota ini tetap berdiri-tetap indah, tetap penuh cerita. Bandung kini bukan hanya tempat yang mempertemukan dua hati, tetapi juga tempat yang memisahkan mereka untuk selamanya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo